Selasa, 22 November 2016

Rembug Gayeng Bareng Presiden RI Joko Widodo


Siapa sih yang pernah mengira bisa bertemu dan berpapasan langsung dengan orang nomor satu di Indonesia? Membayangkan aja gue nggak pernah, eh, tapi dua tahun yang lalu waktu masih magang di salah satu stasiun televisi swasta nasional pernah berharap bisa ketemu Pak Ahok bahkan Pak Jokowi jika ada kesempatan wawancara dengan beliau-beliau itu. Namun buyar, nggak pernah dapet kesempatan wawancara, karena divisi magang kala itu lebih concern ke berita kriminal daripada politik, jadi yasudah, harapan untuk bisa ketemu Pak Ahok maupun Pak Jokowi sementara harus dikubur terlebih dahulu. Siapa yang menyangka bisa ketemu Presiden Indonesia? Orang gue ketemu Denny Sumargo sama Tulus aja histeris bin alaynya naudzubillah bin zalik, gimana kalo ketemu Presiden? Salto kali ah, gue. 

Kamis, 17 November 2016

Anggap Saja Review: The Doll

kapanlagi.com

Setelah melawan segala kesoksibukan sehari-hari, akhirnya gue ada kesempatan buat nonton film yang diperanin sama idola sepanjang masa gue, (bukan, kali ini gue nggak bahas Tulus di blog gue) Denny Sumargo, yaitu ‘The Doll’, ini film kesekian kalinya dia yang bertemakan horror. Sejujurnya gue cukup bosan dia dapet genre film dan partner akting yang sama terus. Tapi demi melihat perkembangan dia di dunia akting *tsaelah, emang lau sokap, Bul?*, gue rela men-skip nggak nonton ‘Doctor Strange’ sama ‘Fantastic Beasts and Where to Find Them’dulu. Kalo nonton tiga-tiganya langsung, yang ada gue dua minggu ke depan bakal makan nasi aking mulu karena mendadak bokek.

Walaupun gue fans garis kerasnya Koko Denny Sumargo, review-an “The Doll” ini, gue tetap memposisikan diri sendiri sebagai penikmat film kok, bukan review ala-ala fans yang sekadar memuji biar idolanya seneng. Review tetap akan objektif, seperti review-review film yang udah gue tulis di sini sebelumnya. Untuk filmnya DenSu kali ini, gue enggak berekspektasi apa-apa, sih. Tapi ada hasrat juga ingin membuktikan kalo katanya “The Doll” ini film horor terbaik tahun ini, pengin tahu, beneran apa enggak gitu ya, kan. Setelah kelar nonton film hasilnya gimana? Yuk deh, langsung gue review!

Jumat, 21 Oktober 2016

Mblegedhes Ser-Ser on Trip Part 4 : Sandboarding ala Tony Hawk di Gumuk Pasir Barchan Parangkusumo

Gumuk Pasir Barchan

Biar afdol, baca part 1,2, dan 3 dulu dong >>> di maridi sanadi sono 

Akhirnya nulis part 4 juga setelah dengan susah payah mengumpulkan mood menulis yang berserakan di mana-mana. Padahal ini cerita terakhir dari perjalanan di Yogyakarta, tapi magernya naudzubillah banget buat nulis, jadi kalo buat yang nggak nunggu, yuk, gue lanjutin cerita perjalanan Mblegedhes Ser-Ser di Yogyakarta ini. 


Rabu, 12 Oktober 2016

Mblegedhes Ser-Ser on Trip Part 3 : Pantai Cemara Sewu Rasa Private Beach

Hello, whassuupppp?
Baca Part 1 & 2 dulu dong, di sini dan di sono

Haiii! Lanjut lagi ya cerita perjalanan gue bareng Mblegedhes Ser-Ser setelah 2 part udah gue ceritain di postingan sebelumnya. Penasaran kan setelah kita bersembilan seru-seruan bareng di Hutan Pinus Mangunan? Enggak? Oh yaudah. #lhangambeq. 

Oke deh! Sekitar pukul 12:00 siang, setelah MSS puas main, istirahat, sekaligus makan siang di Hutan Pinus Mangunan, perjalanan pun tidak berhenti sampai di situ aja, kita bersembilan melanjutkan perjalanan kita menuju destinasi selanjutnya, yaitu Pantai Cemara Sewu, Bantul. 

Sabtu, 08 Oktober 2016

Mblegedhes Ser-Ser on Trip Part 2: Menikmati Dinginnya Hutan Pinus Mangunan

MBLEGEDHESSSS
Baca cerita part 1-nya dulu dong di sini


Minggu, 2 Oktober 2016, Malam. 
Setelah semua berkumpul, wefie, dan mengobrol sejenak. Panggilan alam kita pun datang, alias laper. Karena Jogja malamnya mulai hujan lagi, rencana kita mau eksplor Malioboro malam-malam dengan jalan kakipun terpaksa batal. Diganti dengan mencari makanan yang dekat dengan rumah inap, puji Tuhan kita menemukan warung bakmi Jowo dan wedang ronde yang enak banget dan yang paling penting harganya murah. Setelah perut kenyang dan badan hangat karena makanan yang kita santap, kita bersembilan pun langsung pulang ke rumah inap.

Setelah sampai di rumah inap, kita bersembilan pun langsung berkumpul bersama untuk membahas destinasi apa aja yang pengin kita datengin esok harinya. Ada yang pengin ke pantai, ada yang pengin ke Hutan Pinus, ada yang pengin bobok aja di rumah inap karena cuacanya mendukung #apeu. Karena perbedaan pendapat itulah, kita bersembilan pun menyatukan itu semua agar bisa dapat semua keinginan kita masing-masing, destinasi kita menjadi ke daerah Bantul, karena di sana Hutan Pinus ada, pantai pun juga ada (walaupun pantainya bukan pasir putih). Setelah mendapatkan kata mufakat di destinasi, giliran memusyawarahkan jam keberangkatan. Karena kita semua ingin puas mainnya seharian, disarankan berangkat dari rumah inap pukul 05:00 pagi. Awalnya pada pesimis, karena kita anak-anak yang hobi bangun siang semua, dengan gigih Eres meyakinkan kita semua kalo bisa berangkat jam segitu dan dia rela bertugas jadi induk semang yang siap bangunin anak-anak semua. Oke! Rencana pun sudah tersusun dengan rapi, tinggal eksekusinya aja kan ya yang rapi atau amburadul. Hihi. Setelah selesai diskusi, kita bersembilan mulai istirahat dan tidur mempersiapkan tenaga untuk hari esok ditemani dengan gerimis yang masih setia menemani malam kita di Jogja saat itu. Syahdu. Uwuwuw. 


Kamis, 06 Oktober 2016

Mblegedhes Ser-Ser on Trip Part 1 : Perjalanan Ekstrim Menuju Yogyakarta


Aib bersama. When we were young and so wild~

Setelah sekian lama gue nggak liburan ke luar kota, akhirnya pada tanggal 2-3 Oktober yang lalu gue berkesempatan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sehari-hari dan liburan ke luar kota, yaitu Yogyakarta! 

Kali ini gue liburan rame-rame sama satu geng gue di kampus. Geng absurd yang makin deket, makin akrab dan makin sering kumpul ketika masa-masa semester akhir menuju skripsi. Kami menamai segerombolan bedebah ini 'Mblegedhes Ser-Ser', entah apa makna dan tujuan dari nama itu, asal dapet nama yang catchy dan aestethic kita bersembilan udah bahagia banget. Ini daripada gue ngetiknya kepanjangan Mblegedhes Ser-Ser, gue persingkat aja ya jadi MSS setiap kali gue menyebut mereka di sini. Heu. 

Sabtu, 01 Oktober 2016

Anggap Saja Review : ABLE COFFEE'S & Store Semarang

semarangkerja.com

Akhir-akhir ini gue lagi suka nulis review-review, nggak tahu kenapa sekalinya nyoba review akhirnya malah jadi ketagihan dan merambah ke review lainnya. Setelah beberapa hari yang lalu gue abis review 'Album Monokrom'-nya Tulus ,kali ini gue pengin mencoba belajar me-review kafe hits yang ada di Semarang. Ini review-an gue yang pertama mengenai tempat makan, minum dan nongkrong ya, jadi kalo ada banyak kekurangan, gue yang masih perlu banyak belajar ini mohon dimaklumi dan diberi kasih sayang. #ehgimana. 

Selasa, 20 September 2016

Anggap Saja Review: Album Monokrom Tulus

blog.milesyourday.com

Woozaaaah! Akhirnya ada waktu luang buat nulis lagi di sini. Kali ini gue pengin bahas Album musisi favorit kesayangan gue nih, sape lagi kalo bukan Tulus, ye kaaann. Ide buat bahas Album barunya Tulus ini sebenernya udah lama banget sih, cuma eksekusinya baru bisa sekarang, padahal udah sempat bahas salah satu lagunya yang rilis duluan sebelum albumnya di sini, biasalah sibuk ngepet kadang jaga lilin juga mengais rezeki untuk masa depan yang lebih cemerlang. Aih sedap! 

Kamis, 04 Agustus 2016

Ruang Sendiri

Gambar dari Facebook Fanspage Tulus

Pada tanggal 27 Juli 2016 yang lalu, penyanyi solo favorit gue, Tulus si gajah gemas merilis single kedua di album barunya yang berjudul ‘Ruang Sendiri’, setelah single pertama yang berjudul ‘Pamit’ sudah rilis duluan beberapa bulan yang lalu. Perilisannya sama kayak single ‘Pamit’, manajemen Tulus melakukan counting down hari perilisan dimulai dari tanggal 25 Juli 2016 yang membuat fans-fansnya, termasuk gue, penasaran banget sama lagu barunya Tulus itu. Asli, berhasil banget sih ini strategi manajemennya Tulus buat mengenalkan lagu barunya.

Begitu tiba hari-H single ‘Ruang Sendiri’ ini rilis, langsung bikin heboh di kalangan Teman Tulus, gue juga heboh dong ya tentunya, langsung deh nyari lagunya di aplikasi streaming musik, begitu dapet langsung gue dengerin, nikmatin, dan renungin liriknya. Lalu…….gue suka banget sama lagu ini saudara-saudaraaaaaaaaa…..kyaaaaaa…..Seperti biasa, sih, lagunya Tulus itu selalu juara di liriknya. Kalo lagunya yang ‘Pamit’ itu asli sedih bin baper banget, tapi untuk ‘Ruang Sendiri’ ini lebih menunjukan ketegasan seseorang sih, bagus deh pokoknya, musiknya juga nggak se-mellow ‘Pamit’ juga. Yuk coba intip liriknya, deh!

Selasa, 02 Agustus 2016

Ketika Kesibukan Melanda




Sekarang ini sudah memasuki bulan Agustus, ya. Time flies so fast, eh? Dan gue baru menyadari kalo sudah sebulan gue enggak bikin postingan sama sekali. Sampe-sampe blog ini berdebu dan ada Spider-Man hidup di sini. Kalo ditanya kenapa gue lama banget nggak nge-blog, ya, jawabannya cuma satu. Gue nggak nge-blog karena: sok sibuk. Ciyus, pertengahan tahun 2016 ini menjadi hari-hari yang sibuk banget buat gue, rasanya 24 jam dalam sehari itu kayaknya kurang banget buat gue. Postingan ini ada juga karena ada yang memaksa gue untuk menulis, kalo nggak ada yang maksa, mungkin gue bakalan masih absen menulis terus sampe waktu yang tidak ditentukan sehingga gue jadi blogger murtad. Maka, melalui postingan ini, izinkan gue mencurahkan isi hati yang sudah terpendam selama sebulan ini. #yha

Kamis, 16 Juni 2016

Anggap Saja Review: The Conjuring 2

Hari Selasa, 14 Juni 2016 yang lalu, gue bersama tiga sahabat Noah tersayang abis nonton film horor yang baru tayang dan lagi booming-booming-nya di seantero jagat raya, ‘The Conjuring 2’. Awalnya bingung mau nonton ‘Now You See Me 2’ atau ‘The Conjuring 2’ dulu, ngeselin emang 2 film bagus tayang di bulan yang sama dan di premier yang berdekatan buat mahasiswa kere ngirit kayak kita ini. Akhirnya memilih nonton ‘The Conjuring 2’ karena tampaknya lebih menjanjikan daripada ‘Now You See Me 2’ yang rata-rata di-review orang-orang kalo film ini cukup mengecewakan, yaudah kalo gitu mending nunggu link download-annya aja. #ehgimana. 

Nah, kali ini gue mau sok-sok nge-review ‘The Conjuring 2’, nih. Review ala-ala gue yang  selalu spoiler, tapi kalo ini kayaknya nggak spoiler, sih, doain aja *lhah*. Kalo takut gue keceplosan spoiler, ya langsung tutup aja ini postingan, atau sinopsisnya nggak usah dibaca, scroll langsung ke bagian review-an gue aja. Kalo ngeyel pengin tahu, sok atuh dilanjut bacanya! Yuk, kita mulai review-nya!

Rabu, 08 Juni 2016

Anggap Saja Review: Airlift

newsmobile.in



Hai! Setelah gue asyik nge-review film “Captain Phillips” dan “Captain America: Civil War”, kali ini gue pengin review film baru di tahun 2016 berjudul “Airlift”. Ini film yang iseng gue download karena punya rating IMDb yang cukup tinggi dan cukup bikin gue penasaran banget pengin nonton, rating-nya di IMDb 8.7/10, ya walaupun itu rating di IMDb sih, bukan di Rotten Tomatoes, tapi nggak mengurungkan niat gue buat klik menu download waktu itu. Selain karena rating-nya yang bikin gue penasaran, Airlift ini film India, men! Sebagus apa ini film buatan India sampe bisa dapet rating yang cukup tinggi, gue berharapnya “Airlift” ini emang sebagus “P.K”, “Three Idiots”, “Manjhi: The Mountain Man” dan “My Name Is Khan”, beberapa film India yang udah gue tonton dan emang asli bagus, sih.

Hmm…seperti apa, ya film ini? Yuk, deh kita mulai review-nya, eaaaa!

Jumat, 03 Juni 2016

OPPO Community Gathering (Lagi)


Pada tanggal 26 Mei 2016 yang lalu, gue berkesempatan untuk menghadiri OPPO Community Gathering Semarang lagi. Kalo untuk acara yang pertama kali gue dateng itu memperkenalkan OPPO R7s, nah untuk yang kedua ini memperkenalkan OPPO F1 Plus. Itutuh, yang iklannya Isyana Sarasvati sama Rio Haryanto, nah di acara OPPO Community Gathering ini akan mengulas dan mengulik semua hal tentang OPPO F1 Plus.

Acara kali ini bertempat di Restoran Pesta Keboen, salah satu restoran favorit gue di Semarang, karena tempatnya emang asyik buat ngumpul dengan suasana yang klasik banget ditambah makanannya juga enak-enak. Apalagi acaranya diadakan pas jam makan malam, makin syahdu deh perpaduan antara acara dan suasana restorannya. Hihi.

Sabtu, 30 April 2016

Menuju Ulang Tahun Semarang ke-469

Tanggal 2 Mei 2016 mendatang, Kota Semarang gue tercinta akan berulang tahun menginjak usia ke-469. Dan untuk menyambut hari jadi tersebut, gue sebagai blogger asli Semarang diberi tantangan dari temen-temen Forum Blogger Semarang saat kopdar beberapa minggu yang lalu. Tantangannya adalah, sebagai blogger (walaupun gue masih blogger abal-abal), apa sih kontribusi yang akan kita lakukan untuk hari jadi Kota Semarang ini, dan ide apa yang kita punya untuk memeriahkan perayaan hari jadi tersebut. Dikasih tantangan begitu, otak gue langsung kram karena dipaksa mikir, mikirin skripsi aja gue udah migrain, ditambah suruh mikirin perayaan hari jadi kampung halaman sendiri.

Weits, tapi jangan sedih saudara-saudara, walaupun awalnya emang susah ditodong ide secar.a langsung, akhirnya gue menemukan ide sederhana yang semoga kalo direalisasikan itu bisa memeriahkan perayaan hari jadi Semarang. Masih semoga lho, ya…gue yang punya ide aja masih ragu sama ide gue sendiri ini. Tapi tidak ada salahnya lah ya mencoba, berikut hasil pemikiran gue buat Kota Semarang gue tercinta…

Kamis, 28 April 2016

Anggap Saja Review: Captain America: Civil War

Sumber: denofgeek.com


Kali ini, gue akan mencoba review film yang barusan gue tonton, film yang lagi booming dan udah tayang premier tanggal 27 April 2016 di Indonesia (di Amerika dan beberapa negara lain premier-nya baru tayang tanggal 6 Mei 2016 mendatang), apalagi kalo bukan film Captain America: Civil War! Aheu. Kayaknya bakal jadi postingan yang panjang sih ini, siap-siap cemilan sambil bacanya, kalo males yaudah jangan dilanjut. :D

Untuk postingan review kali ini, gue akan berusaha untuk enggak spoiler di sini, semoga aja enggak deh ya, soalnya kadang gue suka lost control gitu kalo udah nyeritain film. Tapi kayaknya enggak bakal spoiler kok. Eng, kalo kalian yakin gue nggak spoiler ya silakan lanjut bacanya, kalo ragu gue bakal spoiler, langsung close aja blog ini. Kalo lanjut baca dan tetep menemukan gue spoiler, ya maaf…namanya juga manusia, bisa khilaf…*kapan mulai review-nya* *digebukin masa*

Helah, ayuk deh kita mulai review-nya!

Jumat, 15 April 2016

Anggap Saja Review: Captain Phillips

thecommunitypicnic.com

Karena akhir-akhir ini gue lagi sibuk banget download, nonton film, nyelesain Game of Thrones, dan hangout ngerjain skripsi, nggak nyadar gue udah mengabaikan blog gue dan kaget juga kalo ternyata Maret gue enggak nulis apa-apa di sini. Maafkan gue para pembaca khilaf setiaku tercuyunk, ini gue balik lagi kok buat nulis sesuatu yang mungkin nggak ditungguin, tapi ya lumayanlah buat baca-baca sebagai pengantar tidur atau mengisi waktu luang. *halah*

Gue termasuk orang yang suka banget nonton film, soal genre film, genre film favorit gue yang based on true story, entah itu biografi, peristiwa besar, sejarah zaman dulu, pokoknya yang ceritanya benar-benar terjadi di dunia nyata. Karena, setelah gue nonton film based on true story tersebut, selalu mendorong gue buat searching semua hal yang berhubungan dengan film yang barusan gue tonton itu, mencari tahu detail ceritanya kayak gimana, dan boom! pengetahuan gue bertambah, tanpa sadar film-film itu memperluas wawasan gue. Rasanya, kalo udah selesai nonton film-film based on true story itu, gue nggak hanya puas karena terhibur, tapi gue juga puas karena ilmu gue bertambah. Hihi. Selain film based on true story, gue juga suka film-film action, thriller, horor, dan animasi. Untuk drama, terutama yang romantis ala-ala remaja gitu, nggak bisa dibilang gue nggak suka, sih, tapi lebih menjadikan drama itu pilihan terakhir di bawah dari genre-genre film favorit gue.

Udah banyak film yang gue tonton, tapi entah kenapa gue enggak pernah sekalipun tertarik untuk membuat review-nya di blog gue. Mungkin karena gue takut buat terlalu spoiler-in jalan cerita dari filmnya, mengingat gue kalo cerita suka sedetail mungkin. Haha. Tapi ada nih, satu film yang bikin gue pengin banget bikin review-nya. Captain Phillips, film yang pertama kali berhasil mendorong gue untuk membuat review-nya di blog, jadi ini postingan pertama gue yang me-review sebuah film, dan ke depannya bakal ketagihan sih kayaknya. Gue tahu, kayaknya telat banget ya kalo mau bikin review-nya Captain Phillips sekarang karena film ini rilis tahun 2013. Tapi, yang namanya berbagi nggak ada kata terlambat kan, ya? *iyain aja* *biar seneng*. Yaudah yuk, langsung bahas kita bahas aja film satu ini!


Sabtu, 27 Februari 2016

Pamit

Gambar dari Fanpage Facebook Tulus

Yeay! Gue lagi seneng banget nih. Karena kemarin, tanggal 26 Februari 2016, musisi favorit gue, Tulus, merilis single terbarunya, akhirnya men! Ada karya baru lagi dari Gajah unyu gue satu ini. Judul lagunya 'Pamit' dan sebenernya 5 hari sebelum rilis, manajemen Tulus sudah bikin counting down perilisan single ini, berhasil banget deh mereka bikin fans-fansnya penasaran sama single baru ini. Apalagi judulnya 'Pamit', di semua sosmednya Tulus, dia selalu menggunakan hashtag #TULUSPamit, bagi yang nggak tahu kalo ternyata itu judul lagu barunya, pasti pada mengira Tulus mau pamit ke mana? Tulus mau pergi ke mana? Dan pada ketakutan kalo Tulus pensiun dini *hadeh amit-amit, jangan sekarang dong, plz*. Hebohlah semua timeline sosmednya Tulus dengan update-an counting down menuju #TULUSPamit itu. Aslik, bikin penasaran banget, gue yang udah tahu kalo itu single baru dari grup LINE TemanTulus aja penasaran banget, penasaran sama single barunya kayak apa. Hm, well done you, Tulus! :) 

Kamis, 25 Februari 2016

10 Mitos Tentang Introvert



Kali ini, gue pengin bahas mitos-mitos tentang introvert yang beredar di kalangan masyarakat. Tentunya di sini gue membahas dengan sisi pandang gue yang juga seorang introvert, bukan sebagai psikologi maupun psikopat *halah*. Semua ini gara-gara gue habis baca postingan di 9GAG yang berhubungan dengan mitos introvert ini juga, gue sendiri yang introvert waktu membacanya pun terus-terusan manggut menyetujui yang dibahas oleh 9GAG. Jadi ini mendorong gue untuk membaginya di blog gue, agar orang-orang yang tidak membacanya di 9GAG, bisa baca di blog gue dan mengerti bahwa ‘oh begini toh orang-orang introvert itu’. Heuheu.


Karena, sebagai seorang introvert, gue kadang kesel juga sih mendengar pendapat orang-orang yang menyangka bahwa introvert itu ngeselin, sombong, kasar, dan hal-hal negatif lainnya yang berbeda dari orang-orang ekstrovert. Gue kesel, karena mereka-mereka yang komentar seperti itu sebenernya nggak tahu apa yang ada di balik itu semua dari sifat introvert. Yaudin, yuk mari kita bahas saja mitos-mitos itu. 

Sabtu, 20 Februari 2016

The Age of Worry

www.beardisthenewblack.com


Wauw, ternyata lumayan lama gue nggak update postingan di sini, beginilah keadaan mahasiswa tingkat akhir yang lebih mementingkan kelancaran skripsi di atas apapun *halah*, sampe-sampe blog gue terbengkalai begini. Merasa berdosa sama para pembaca khilaf setia blog gue, nich. 

Untuk mengawali postingan pertama di bulan Februari, gue pengin membahas salah satu lagunya John Mayer yang menjadi favorit gue. Karena beberapa bulan ini gue emang lagi menggandrungi lagu-lagunya Mayer, ngumpulin semua dan akhirnya jatuh cinta sama semua lagunya. Musiknya menurut gue sederhana banget, tapi liriknya itu loh aduhai, syahdu dan menyentuh kalbu banget. Semua lagunya nggak ada yang nggak gue suka, dan kali ini gue pengin bahas 'The Age of Worry' yang lagi paling sering banget gue dengerin dibandingkan lagu-lagu Mayer yang lain. 

Yuk, markidot! Mari kita cekidot!

Jumat, 22 Januari 2016

Unexpected Trip with Bestfriend Part.2

*Sebelumnya baca part 1 dulu neh di sini >> Part 1*

“Drive a little slower, I’m not ready to go home. I’d rather be with you.
We can take the long way out, to the country out of town.
Let’s get lost, I don’t wanna be found
Let’s get away now and be careful not to crash…..” 

Lagunya Mas Jason Mraz yang berjudul ‘Long Drive’ ini cukup menjelaskan keadaan gue dan Azkar malem itu. Ini bener-bener perjalanan tanpa direncanakan, asal bersama sahabat, semuanya pasti menyenangkan. Lanjut nih cerita perjalanan kita yang cuma mengandalkan iman dan insting untuk sampe ke Temanggung, sebelumnya sempet salah arah, kita melanjutkan perjalanan kita yang semakin syahdu karena jalanan makin sepi dan gelap ditambah udara yang semakin dingin. Perjalanan kita bisa dibilang aman dan menyenangkan kok, karena selama perjalanan kita berdua banyak ngobrol sekalipun kita kehabisan bahan obrolan, pasti disambung dengan nyanyi-nyanyi nggak jelas, biar tetep rame karena jalanan sepi banget, banget, banget. Paling terkadang kita berdua panik heboh  alay kalo ngelewati jalan yang bener-bener gelap, tanpa penerangan, kanan-kirinya hutan-hutan atau sawah-sawah gitu dan yang lewat cuma kita doang. Kalo udah gitu yaudah kita berdua sok-sok memberanikan diri walaupun gue kadang sampe harus meluk Azkar *maafin gue ya, Ayu..* saking gelap dan horornya jalanan, atau selain itu, kalo Azkar nanya gue kita udah sampe di mana, gue selalu dengan mantap menjawab ‘Nggak tahu!’. Untungnya nggak sampe ketemu yang aneh-aneh sih pas perjalanan, semuanya lancar dan aman-aman saja.

Unexpected Trip with Bestfriend Part.1

Sore itu, Jumat 15 Januari 2016, gue inget banget jam menunjukkan pukul 17:00 sore, gue sedang sama Mama gue nyantai sore berdua, Mama nonton tv sedangkan gue mainan HP. Lagi asyik-asyiknya baca artikel, tiba-tiba muncul notification Whatsapp dari Azkar, salah satu sahabat cowok gue yang kini sudah kembali ke jalan yang benar (ya dulu melenceng dikitlah, dikit doang kok). 


“Bul, lagi free nggak lu? Muter-muter ngaco, yuk?” 

Senin, 11 Januari 2016

Welcome 2016!

Happy New Year 2016! Haha, okay fine, gue tahu ucapan gue ini udah telat pake banget. Ya beginilah, beberapa minggu ini emang gue lagi disibukin sama beberapa kegiatan di dunia nyata kayak nyelesain skripsi dan main sama temen-temen gue, sampe-sampe blog agak terbengkalai dan ide buat ngeblog terkuras di kegiatan gue yang lain. Well, akhirnya bisa nyempetin waktu buat bikin postingan pertama di tahun 2016, yeay!