Anggap Saja Review: Captain America: Civil War

Sumber: denofgeek.com


Kali ini, gue akan mencoba review film yang barusan gue tonton, film yang lagi booming dan udah tayang premier tanggal 27 April 2016 di Indonesia (di Amerika dan beberapa negara lain premier-nya baru tayang tanggal 6 Mei 2016 mendatang), apalagi kalo bukan film Captain America: Civil War! Aheu. Kayaknya bakal jadi postingan yang panjang sih ini, siap-siap cemilan sambil bacanya, kalo males yaudah jangan dilanjut. :D

Untuk postingan review kali ini, gue akan berusaha untuk enggak spoiler di sini, semoga aja enggak deh ya, soalnya kadang gue suka lost control gitu kalo udah nyeritain film. Tapi kayaknya enggak bakal spoiler kok. Eng, kalo kalian yakin gue nggak spoiler ya silakan lanjut bacanya, kalo ragu gue bakal spoiler, langsung close aja blog ini. Kalo lanjut baca dan tetep menemukan gue spoiler, ya maaf…namanya juga manusia, bisa khilaf…*kapan mulai review-nya* *digebukin masa*

Helah, ayuk deh kita mulai review-nya!



Sumber: eonline.com



Judul: Captain America: Civil War

Tanggal Rilis: 27 April 2016 (Indonesia)  

Pemain: Chris Evans (Steve Rogers/ Captain America), Robert Downey Jr. (Tony Stark/ Iron Man), Scarlett Johansson (Natasha Romanoff/ Black Widow), Sebastian Stan (Bucky Barnes/ Winter Soldier), Anthony Mackie (Sam Wilson/ Falcon), Don Cheadle (Lieutenant James Rhodes/ War Machine), Jeremy Renner (Clint Barton/ Hawkeye), Chadwik Boseman (T’Challa/ Black Panther), Paul Bettany (Vision), Elizabeth Olsen (Wanda Maximoff/ Scarlet Witch), Paul Rudd (Scott Lang/ Ant-Man), Tom Holland (Peter Parker/ Spider-Man),

Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo

Penulis: Christoper Markus (Screenplay), Stephen McFeely (Screenplay), Mark Millar (Comic Book), Joe Simon (Characters), Jack Kirby (Characters)

Genre: Action, Adventure, Sci-fi

Durasi:  147 menit

Sinopsis:

Setelah Avengers mengalahkan Ultron, tim ini berubah formasi karena Thor dan Hulk keberadaannya tidak diketahui, Hawkeye (Jeremy Renner) memilih untuk pensiun dan menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya, Iron Man (Robert Downey Jr.) memilih untuk tidak terikat dengan Avengers. Avengers saat itu hanya beranggotakan Captain America (Chris Evans) sebagai kapten/ pemimpin, Black Widow (Scarlett Johansson), Falcon (Anthony Mackie), Vision (Paul Bettany), Scarlet Witch (Elizabeth Olsen), dan War Machine (Don Cheadle)


Tean Capt apa Team Iron Man, hayo? | Sumber: cosmicbooknews.com

Captain America: Civil War diawali dengan adegan dar-der-dor bang-bang-bang Tim Avengers  formasi baru (minus Vision dan War Machine yang tidak bergabung menjalankan misi). Yang saat itu sedang berada di Lagos, Nigeria untuk menjalankan misi mereka menangkap tim tentara bayaran Brock Rumlow alias Crossbones, seorang anggota Hydra yang pernah menyusup di S.H.I.E.L.D, mereka hendak mencuri senjata biologis beracun dari sebuah laboratorium di Lagos. Avengers jelas dong menang di pertempuran misi ini, namun di balik kemenangan mereka, banyak korban tidak bersalah juga yang berjatuhan, hal itu menyebabkan Pemerintah Amerika geram dengan aksi-aksi Avengers yang membahayakan Negara dan masyarakat, Avengers dianggap sebagai tim superhero yang tidak memerhatikan nyawa orang tak berdosa saat menjalankan misinya. Setelah misi di Lagos selesai, Sekretaris Negara, Thaddeus Ross (William Hurt) mengadakan pertemuan dengan Avengers untuk membahas aksi mereka yang dianggap berbahaya oleh pemerintah di markas mereka.  

Maksud dari pertemuan itu adalah, Ross yang mewakili PBB, menyerahkan ‘Perjanjian Sokovia’ kepada Avengers mengingat semua aksi mereka itu sudah memakan korban tidak bersalah yang cukup banyak dan merugikan Negara. Perjanjian itu akan membentuk badan Internasional untuk memantau, mengawasi, dan mengatur semua manusia super yang sudah didukung dan ditandangani 117 Negara. Avengers dipaksa untuk menandatangani perjanjian itu, apabila menolak, mereka akan dianggap sebagai buronan pemerintah *nah lho…*. Di sini, konflik antar anggota Avengers pun dimulai, Tony Stark menyetujui untuk menandatangani perjanjian ini, karena dia sendiri juga merasa bersalah dengan korban-korban tak berdosa dan berharap bisa mencegah adanya korban lagi melalui perjanjian ini, pernyataannya didukung oleh Natasha Romanoff, Rhodey, dan Vision. Sedangkan Steve Rogers tidak menyetujuinya karena perjanjian ini akan mengurangi batas gerak mereka untuk melindungi Negara dan masyarakat, untuk pernyataannya, dia didukung oleh Sam dan Wanda. Yaudah deh, Tony dan Steve ini saling memperdebatkan keputusan masing-masing yang dianggap paling benar. Karena Steve kekeuh nggak mau menandatangani perjanjian itu, terpaksa hanya Tony Stark, Natasha Romanoff, Rhodey, dan Vision yang menandatanganinya, dan esok harinya Natasha Romanoff berangkat ke Wina untuk melaksanakan perjanjian ini.


Which side are you? | Sumber: smeaker.com


Keretakkan *anjay bahasanya* hubungan antar anggota Avengers ini pun menjadi celah salah satu tokoh di Civil War ini untuk mengkambing hitamkan dan menghancurkan kejayaan Avengers. Dengan memanfaatkan Bucky, seorang Winter Soldier Hydra yang tersisa dan merupakan sahabat dari Steve Rogers, tokoh ini berhasil memporakporandakan keutuhan Avengers dan akhirnya terbentuklah Team Captain America dan Team Iron Man yang saling baku hantam untuk memperjuangkan kebenaran yang mereka pegang masing-masing. Team Captain America terdiri dari, Captain America, Falcon, Bucky Winter Soldier, Scarlet Witch, dan mengajak Hawkeye serta Ant-Man untuk membantu Captain America. Sedangkan Team Iron Man terdiri dari Iron Man, Black Widow, Vision, War Machine, Black Panther si anggota baru yang muncul di Civil War, dan tentunya Spider-Man! *akhirnya nak, gabung juga dirimu ke Avengers ini :’)*, Tony Stark sendiri yang memohon bantuan Spider-Man untuk mendukung Team Iron Man ini.

Lalu bagaimana nih kelanjutan dari perjuangan masing-masing tim ini? Katanya sahabatan tapi kok malah pecah, berantem, ngambek-ngambekan sampe bikin tim sendiri-sendiri? Apa sih yang dilakukan salah satu tokoh di Civil War ini kok sampe berhasil menghancurkan Avengers sedemikian rupa?  Lalu bagaimana ending dari semua konflik ini, apakah yang menang Team Captain America atau Team Iron Man? Apakah Tony Stark tetap ganteng dan menggemaskan? Jawabannya silahkan dicari sendiri ya, tonton aja karena kalo gue ceritain semua nanti bakal dikeroyok pembaca karena spoiler. Dan rasakan sensasi tegang, bingung, dan keseruan dari film ini sendiri. Hihi~

***

Ketika nonton Civil War ini, gue enggak berekspektasi apa-apa, karena jujur aja, gue enggak begitu suka Captain America yang gantengnya Amerika banget, anak baik-baik, dan kekuatan supernya juga pemberian dari orang. Beda sama Iron Man, Om Tony Stark yang ganteng, tajir, jenius, selengekan, sugar daddy-able, tengil, ngeselin tapi ngangenin, kekuatan supernya hasil dari kejeniusan dirinya sendiri juga kan.  Dan oh ya, alasan utama yang membuat gue pengin banget nonton film ini di bioskop pas premier adalah, gue cuma pengin tahu kenapa Captain America bisa berantem sama Iron Man, kan sahabat ikrib gitu, walaupun Iron Man lebih lengket sama Hulk karena mereka science bro, tapi tetep aja, kok bisa berantem? Udah, itu aja bayangan gue mau nonton film ini.


Serang, cyiiinn~ |Sumber: movieweb.com

Setelah selesai nonton, film ini seru dan asik banget sih. Tapi, untuk memahami Captain America: Civil War ini dengan baik, lo harus sudah nonton Captain America: First Avenger, Captain America: The Winter Soldier, The Avengers, dan Avengers: Age of Ultron terlebih dahulu. Karena keempat film itu ceritanya saling menyambung dan bisa menjelaskan scene-scene masa lalu yang ada di Civil War. Gue yang udah nonton itu semua aja agak kesusahan mengingat-ingat lagi semua kejadian yang nyambung di Civil War, apalagi yang belum nonton semua, mungkin bakal melongo karena nggak ngerti maksudnya apa. Heuheu. Konflik di Civil War ini rata-rata berhubungan dengan dendam dan pembalasannya, entah dendam dari anggota Avengers atau dari korban tidak bersalahnya, semua alasan balas dendamnya pun masuk akal, perseteruan antara Captain America dan Iron Man juga bukan karena alasan yang klise. Semua konflik itu dibungkus dengan apik di Civil War ini, semua porsinya pas dan tidak berlebihan. Konflik-konflik yang hadir di Civil War inilah yang akan membuat kalian bingung mau memilih sisi yang mana, Captain America atau Iron Man? Karena mereka berdua memperjuangkan hal yang sama-sama benar dan pentingnya. Saat balas-membalas-dendam ini juga, ada satu scene yang bikin gue pengin banget peluk dan puk-puk Tony Stark, satu adegan yang bikin dia asli kasiaaaan banget. Uh, Om Stark..


Wah, gaes, kita diserang, gaes~ |Sumber: gamesradar.com

Scene yang gue tunggu-tunggu adalah ketika Team Captain America dan Team Iron Man saling bertemu dan bertempur, ini seru banget walaupun nggak berlangsung lama, tapi tetap memuaskan hasrat penonton untuk melihat superhero yang sahabatan saling adu kekuatan, ditambah ada anggota tambahan seperti Ant-Man, Spider-Man, dan Black Panther. Pertempuran ini seimbang antara tegang, serius, dan lucunya karena kehadiran Ant-Man dan Spider-Man yang ngocol banget meskipun mereka lagi bertempur, gue jadi ngebayangin, gimana kalo ada Deadpool di sana, ya? Lucunya bakal pecah abis kayaknya. Heuheu. Oh, ya! Pengenalan karakter baru pun juga dilakukan di Civil War ini, yaitu Black Panther dan Spider-Man. Di film ini akan dijelaskan siapa Black Panther (Chadwik Boseman) dan mengapa dia bisa bergabung di Team Iron Man, sayangnya kostum Black Panther ini mengganggu menurut gue, karena mengingatkan gue sama Saras 008, ini temen gue sih yang bikin gue ngeh Black Panther mirip Saras 008, alhasil, selama Black Panther muncul, gue selalu ngakak karena membayangkan Saras 008 yang ada di situ, bukan Black Panther, bangke memang ini temen gue. Selain mengingatkan gue pada Saras 008, entah kenapa buat gue kostum Black Panther ini kurang laki dan macho, terkesan lenjeh, mana dia kalo nyerang nyakar lagi kayak kucing garong, masak cowok berotot dan kekar nyerang lawannya cakar-cakar manja gitu? Uw raawwrr~ meoooww~.



Sodaranya Saras 008 nih! Black Panther si cakar maut, rawr~| Sumber: pinterest.com


Nah, untuk Spider-Man (Tom Holland) nih yang kehadirannya dinanti dan selalu di-bully netizen karena nggak diajak gabung sama Avengers, akhirnya dapet sorak-sorai juga waktu dia muncul di Civil War ini. Tapi menurut gue, Spider-Man di Civil War ini terlalu kecil dan muda, nggak seganteng dan sedewasa Andrew Garfield, Bibi Maynya juga cantik banget, gaes, versi lebih muda dibandingkan di film-film Spider-Man yang ada. Meski begitu, kocaknya dapet sih Spider-Man versi Tom Holland ini, mukanya yang polos mendukung banget semua guyonannya dia, kostumnya dan perlengkapannya lebih canggih dan fresh karena dapet sokongan dari si tajir Tony Stark, cuma sayang dia di Civil War ini, munculnya cuma sebentar, nanti kita tunggu aja deh, ya, film Spider-Man yang paling baru nantinya, sebagus di Civil War enggak ini Tom Holland memainkan peran sebagai Spider-Man.


Ciyeeee akhirnya kebagian tempat di Avengers ciyeee. | Sumber: geek.com
Kekurangan lainnya dari film ini menurut gue adalah, ada beberapa scene yang alurnya datar banget dan membosankan, gue sempet menguap ngantuk pas scene itu berjalan, memang scene sederhana, sih, tapi seenggaknya jangan sampe bikin penonton bosan, minimal percakapannya dibikin seger gitu biar yang nonton masih semangat nontonnya sampe akhir. Sama ada satu lagi, ini film serinya Captain America, kan, tokoh utamanya Captain America, namun sayangnya di Civil War ini gue merasa keberadaannya Captain America itu nggak menonjol, kurang menceritakan sudut pandang Captain America, dan di Civil War ini, yang menonjol bahkan bukan Iron Man-nya, tapi malah peran-peran pembantunya seperti Bucky, dan satu tokoh antagonis yang memporakporandakan Avengers. Jadi, gue merasanya nggak nonton film serinya Captain America, malah lebih kayak nonton serinya Avengers.

Overall, Captain America: Civil War ini film bagus namun nggak outstanding, karena Civil War masih memberi kita pertanyaan yang mungkin akan menjadi jembatan ke film Avengers yang ketiga. Seperti film-film Marvel lainnya, Civil War ini nggak melulu serius dan tegang terus ceritanya, beberapa karakter sukses memasukkan unsur komedi di dalam film sesuai porsinya masing-masing, jadi bisa ketawa lepas meskipun adegan sebelumnya tegang banget, apalagi kalo udah Tony Stark tuh yang ngebanyol, asli ngeselin sarkasnya tapi bikin ngakak. Jadi, Captain America: Civil War ini termasuk film worth to watch banget sih, gaes. Apalagi kalo kalian penggemar film-filmnya Marvel dan udah ngikutin semua film dari masing-masing Avengers, pasti nggak mau ketinggalan dan bakal lebih mudah mengerti jalan cerita dari film-film geng Avengers ini yang ternyata saling nyambung, jadi kita tinggal nungguin Avengers yang ketiga aja deh untuk melihat ending dari semuanya ini.



Jagoanmu kah yang menang? |Sumber: blastr.com


Kira-kira begitulah review sok tahu ala-ala gue, untuk yang sudah nonton, bagaimana menurut kalian? Setujukah dengan pendapat gue? Untuk yang belum nonton, maafkan kalo ada unsur spoiler-nya yak, sudah berusaha sekuat tenaga untuk nggak spoiler nih. Haha. Kalo ada yang setuju, nggak setuju sama pendapat gue, yuk bahas di comment box gue ya!


Thank you for reading, guys! And Godblessya all!

Komentar

  1. Baru aja tadi siang gw nonton ini film, kirain berantemnya bakalan rame banget ada tentara segala eh tau2nya 6 vs 6, gw ketawa gara2 ant man mulu masa wkwkw

    Pokoknya ga nyesel lah nonton cicil war eh civil war :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwk iyaa nih, samaan. Kirain bakal rame banget berantemnya, ternyata 6 vs 6, tapi tetep seru. Ant-man emang bangke, kecil2 cabe rawit. Hahaha.

      Yeesss, nggak bakal nyesel! :)))

      Hapus
  2. wah wah wah, kayaknya emang keren sih. baru rilis udah rame penonton, must watch. hmm, untuk ukuran film super hero, civil war 2016 ini emang salah satu yang ditunggu2. meskipun gue belum nonton, tapi gue tetep... team iron man.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, emang keren ini film, kak. Harus nonton apalagi kalo penggemar Marvel. Haha.

      Wah, yakin tuh tetep Team Iron Man kalo nanti udah nonton? 😝

      Hapus
  3. wah kalau suprehero begini aku malah kurang suka tapi karena penasaran akhirnya nonton juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, jangan jadikan Civil War film superhero pertama yg ditonton, Kak. 😁

      Hapus
  4. "Sama ada satu lagi, ini film serinya Captain America, kan, tokoh utamanya Captain America, namun sayangnya di Civil War ini gue merasa keberadaannya Captain America itu nggak menonjol, kurang menceritakan sudut pandang Captain America, dan di Civil War ini, yang menonjol bahkan bukan Iron Man-nya, tapi malah peran-peran pembantunya seperti Bucky, dan satu tokoh antagonis yang memporakporandakan Avengers. Jadi, gue merasanya nggak nonton film serinya Captain America, malah lebih kayak nonton serinya Avengers."

    FYI: Civil War jadi gerbang awal MCU fase tiga, jadi tugas film ini adalah menghantarkan tokoh-tokoh baru dan memecah fokus fans kepada tokoh utama kayak Iron Man dan Capt dan beralih ke tokoh2 yang baru. Begitu kira2 kata Kevin Fiege. Nah, ngeliat film ini, upaya itu cukup sukses.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, terima kasih infonya! Gue langsung googling tentang MCU dan langsung manggut-manggut ngerti semuanya mulai dari phase 1-3. Kalo gitu berhasil banget deh ini Civil war jadi jembatan MCU Phase 3. 😊

      Jadi nambah pengetahuan nih, walopun gue penggemar film-filmnya Marvel, gue nggak tahu dan nggak update tentang apa itu MCU.Terima kasih ya sekali lagi. 😁

      Hapus
  5. Alhamdulillah, setidaknya meskipun di Banda Aceh ga ada bioskop, rasa penasaranku ini sudah menghilang habis baca tulisannya. ;'D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, Puji Tuhan ya, kak. Sayang banget ya Banda Aceh nggak ada bioskop, nungguin link download-annya aja kalo gitu. *ngajarin jelek* 😝

      Hapus
  6. Yang jelas, Civil War menurutku adalah film MCU terbaik sejauh ini, menggeser Winter Soldier. pengenalan beberapa karakter baru emang mutlak diperlukan, karena civil war adalah pembuka dari marvel phase 3. dan itu berjalan dengan sukses. Spiderman dan Black Panther kece abis! Dan overall, jauh lebih baik dari BvS ahaha!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaapp, sukses banget sebagai pembuka phase 3, kak! Civil War juga lebih keren dibandingin Avengers: Age of Ultron. Komplit dari serius, tegang, kece, kocaknya. Heuheu.

      Hapus
  7. Ada adegan kapeten amerika lagi jogging kek di winter soldier gak?πŸ˜‚πŸ˜‚ chris ganteng banget badannya.
    Iya, spidermannya kayak bocah ya. Keliatan sih pas premier emang kecilπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Tunggu aku akan nonton film ini minggu depaaann

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada, Mi. Adanya dia show off ototnya, kamu kalo liat pasti histeris deh, yakin. Hahaha. 😝

      Iya kayak bocah, polos beudh mukanya. Ayo, nonton Miiii, seru ngetsss. 😁

      Hapus
  8. Kayaknya saya bakalan melompong gitu sih kalau nonton ini. Karena gak pernah nonton yang sebelumnya.
    by the way,kamu gak foto tiketnya dulu bul? biar kayak anak gadis yang kekinian gitu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, lu sukanya nonton Suster Keramas, sih. Jadi agak berat film ini buat lu, Had. :(

      Foto tiket udah dong, tapi share-nya di Path, nggak di sini. πŸ˜›

      Hapus
  9. Spoiler ada dimana-dimana, saya belum menonton filmnya mbak -__-
    Baca tulisan ini yang ada makin penasaran buat nonton haha saya ngikutin ini film dari jaman avengers pertama sama episode captain america pertama X)

    Sebenarnya yang jadi pertanyaan tentang film ini adalah bukan soal "Sudah menonton film civil war belum?" tapi diganti "Mau dengan siapa nonton civil war"?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha maafkeun, masih belajar bikin review tapi nggak spoiler, neh. Anggap aja itu gambaran buat nanti nonton langsung. πŸ˜‚

      Iya, penasaran itu harus, apalagi fans filmnya Marvel, Civil War nggak boleh dilewatkan, Kak. Eh btw, Captain America-nya baru nonton yang pertama, ya? Nonton yang kedua juga kak. Biar di Civil War nggak terlalu roaming, kontribusinya Captain America kedua cukup banyak lho di Civil War. #eeaaaa.

      Eng....anu...pertanyaan itu kayaknya lebih tepat digunakan kalo mau nonton AADC 2... πŸ˜‚

      Hapus
  10. Beli tiketlah awak jadi pengen liat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak. Jangan lame-lame, cepakla nonton ni film. Cakap kali, lho. 😁

      Hapus
  11. Kemaren baru nonton film ini.isinya kebanyakan bapernya ironman ama munculnya ego masing-masing avengers. walaupun kompak semuanya tetap punya kepentingan. Spidermannya masih kecil yakkkk hehehe baru aqil baliq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, nih...Om Tony sensitip, apalagi dia juga merasa salahnya banyak, jadi makin sensitip deh doi. Hiks.

      Iya, Civil War mengajarkan kita, bahwa superhero pun juga bisa baper dan punya ego masing-masing nggak mau ngalah. *ahzek*

      Hahaha akil baliiiiqqqq, tapi bener juga sih...masih lucu gemesin gitu mukanya. πŸ˜‚πŸ˜

      Hapus
  12. Baca ini sama mas pacar dia jadi ngeyel pengen nonton ini padahal akunya pengen Γ±onton film Indonesia. Pisahan teater apa gimana nih?!
    Tanggung jawab Buulll!!
    Buahahaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nonton dua-duanya dong, kaaaakk. Film Indonesia berjaya, Civil War juga berjaya. Hahaha.

      AADC 2 nonton yang jadwal sore, Civil War yang jadwal malem. Kan syedap, tuh. 😁

      Hapus
  13. eaaa kudu nntn seri yg sebelumnya. kesian kalo pahlawan pd brantem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, harus nonton yang sebelomnya. Kasian, ya, udah harus membela kebenaran, sekarang kudu berantem sama temen sendiri....😒

      Hapus
  14. Wah jd pengen nonton ih... Penasaran

    BalasHapus
  15. Entahlah.. ko saya ga begitu tertarik nonton film di bioskop.. suka ketiduran soalnya hahaha.

    Btw, dari reviewnya udah tau endingnya. Berarti ga usah nontin film ini ya.. tapi mupeng deng pengen liat *plinplan hahah

    BalasHapus
  16. Entahlah.. ko saya ga begitu tertarik nonton film di bioskop.. suka ketiduran soalnya hahaha.

    Btw, dari reviewnya udah tau endingnya. Berarti ga usah nontin film ini ya.. tapi mupeng deng pengen liat *plinplan hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buseeettt, dengan sound system bioskop yg bisa bikin budheg kuping bisa tidur? Emejing! Hahaha. 😝

      Tonton aja, Mak...reviewnya nggak menjurus ke situ, soalnya nggak ketebak endingnya , maka harus nonton. Muehehe~ *kompor mledugh* 😝

      Hapus
  17. Duh, meskipun bukan penggemar film yg ada adegan berantem (karena pasti merem) tp baca ini sedikit banyak jadi penasaran :D

    Tp masalahnya harus nonton dr awal ya Kak Bul biar ngerti hahaha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adegan berantem kan nggak seserem adegan horror...kenapa sampe tutup mata? Hahaha. :(

      Iya, harus nonton yang sudah disebutkan di atas, kalo enggak, nggak bakal ngerti jalan ceritanya Civil War terus nanti rasanya got nothing gitu...hehehe. 😁

      Hapus
  18. Beuh..makin dibuat penasaran setelah baca review ini.
    *cekisidompet utk meluncur ke bioskop :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha ayoo nonton,kak, nontoooonnn. *kompor mledugh* πŸ˜„πŸ˜

      Hapus
  19. Ini pelem sumpah lama abis. Ampe pegel ibu hamil. Minusnya agak gampang ditebak nih :(

    BalasHapus
  20. Ini pelem sumpah lama abis. Ampe pegel ibu hamil. Minusnya agak gampang ditebak nih :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelem 2,5jam, teh....😒

      Widih, jago teteh bisa nebak gitu, aku mah apa atuh...πŸ˜‚

      Hapus
  21. Duhlah ko aku termasuk yang ga suka Captain America dan Iron Man tapi klo ada yang ngajak susah nolak. Tapi beneran aku lebih suka film action kaya FnF, Deat Hard dah sesodaranya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha jangan dipaksakan, om....

      Btw, FnF sama Deat Hard itu pelem apa, ya? 😁

      Hapus
  22. Sy baca ini aja udah setengah tegang setengah ngikik. Jangan2 Penulisnya udah terpengaruh sama para Avengers :-D Tapi joss reviewnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya nih bener, suka ngayal jadi nyata kalo udah suka sama satu film. Eh, apalagi Avengers filmnya banyak. πŸ˜‚

      Terima kasih kakaaakk. 😁

      Hapus
  23. Entah, ya.. Kenapa aku kurang suka nontong seri filmnya marvel/avengers ini. Padahal tiap film barunya rilis, penggemar marvel/avengers selalu ribut di timeline, tapi ya nggak bikin antusias nonton juga.

    Aku penasaran sama Tom Holland, pertama aku nonton dia itu di film The Impossible, dan dia jadi anak kecil yang sering nangis tapi sekarang meranin karakter superhero.. Pasti gantengnya makin nambah berkali-kali lipat.

    Btw habis baca review ini kok jadi pengen nonton, ya.. Tapi mesti nonton seri-seri sebelumnya dulu. :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku dulu juga biasa aja Kak Els sama film-filmnya Marvel. Tapi begitu nyoba nonton salah satu filmnya (waktu itu Iron Man 1), ternyata sambung menyambung jadi satu terus ke film-film berikutnya, dibikin penasaran sama dibikin ngikutin semua filmnya terus. Eh, tau-tau udah banyak aja yg udah ditonton terus ketagihan, jadinya kalo ada film Marvel yg baru harus ditonton! Huahaha. *korban film-film Marvel* *tapi aku tetep fans garis kerasnya Iron Man*

      Hmmm Tom Holland, ya...Belum pernah nonton film-filmnya dia, sih. Baru pertama kali liat di Civil War ini, dan menurutku dia.....enggak ganteng. Mehehe. Maap kak, aku seleranya kayak RDJ, om-om ganteng menggemaskan gituh. Tapi Tom Holland sukses kok meranin Spider-Man ini. 😁

      Hiyaaa, ayo coba ditonton, kak. Abis ini merembet ke film-film Marvel lainnya pasti...akakaka.

      Hapus
  24. Bahahah saya nggak suka sama folm superhero, Bul
    BTW siapa yang mati? Nggak ada yah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah nggak suka drama, kak. Soalnya hidupku juga udah drama abes...capeque. *lha* πŸ˜‚

      Yang mati semut tetangga, Kak....πŸ˜₯

      Hapus
  25. Aku suka banget Avengers..... jadi harus nonton. Tugas2 kelar dulu... baru agak santai dikit dan ke Semarang. huhuhu... tak sabar menunggu Mei tiba (tinggal besoook)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus banget, mbak Susi! Jangan sampe ketinggalan wahai penggemar Avengers dan film-filmnya Marvel.

      Semangat Mbak Sus, kalo Mei kayaknya udah lumayan selo penontonnya. Heuheu.

      Hapus
  26. Sepertinya tema devide et impera lagi in di jagat perhelatan superhero ya! Padahal mereka ada kan bukan untuk diadu tapi untuk berpadu memberantas kejahatan di muka bumi. Xixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, kayak balik zaman penjajahan ya...Kalo mereka kayaknya dijajah sama egonya masing-masing, deh. *cekelah* :P

      Hapus
  27. Oke inimah harus banget nonton. Hahahah

    BalasHapus
  28. AKU KOMEN NIH. BELOM BACA TAPIK. I HATE SPOILER. BYE.

    BalasHapus
  29. Walaupun ini film udah masuk MCU phase 3, rasanya ekspektasi tentang film ini terlalu berlebihan. Entah kenapa sepanjang film nggak ada sesuatu yang bikin wah (ya mungkin karena udah banyak tau tentang tokohnya). Plot cerita juga itu-itu aja. Dan gagal paham dengan 'civil war'-nya karena ndak war-amat dan ndak civil-amat.

    Gue pikir, mereka akan 'berusaha saling meruntuhkan' dan benar-benar kepayahan. Tapi nyatanya nggak, ending yang biasa cuman Rhodey yang lumpuh (ekspektasinya dia mati kalo dari referensi di trailer).

    Bagi gue, yang berkesan adalah pendalaman karakter vision. Apalagi pas dia bilang "Kalo pikiranmu ngerasa benar, tapi tindakanmu salah. Itu bencana besar"

    Iya banget...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ekspektasinya siapa nih? Ekspektasi yg diberikan film atau ekpektasinya Mas Arif pribadi? Hahaha. Aku nggak berekspektasi apa-apa sama film ini dan jatuhnya film ini emang bagus banget. Ya, karena sebelum film ini tayang udah banyak artikel yang menjelaskan perbedaan cerita komik dan film yang signifikan, jadi aku nggak heran kalo superhero yang war cuma 12. Dan ada alasannya juga kenapa cuma segitu yang war. Hehe.

      Lebih banyak baca artikel-artikel yang bersangkutan lagi aja mas sebelum nonton filmnya, daripada berekspektasi yg lebih terus kecewa. (Kayaknya perlu sih kayak gitu di semua film. Hehe)

      Iya, makin ke sini Vision makin keren, omongan dan pemikirannya yang paling bener. Hahaha.

      Hapus
  30. Terlihat sekali betapa menggebu-gebunya semangat kaka dalam menulis review kali ini ^^'v

    BalasHapus
  31. Ini filmnya sampe ada 2 studio yg dibuka. Tapi tiketnya sold out terus. Km demen bgt ya sama film hero2 gn Bul? Aku ga ngikutin serinya

    BalasHapus
  32. Ini filmnya sampe ada 2 studio yg dibuka. Tapi tiketnya sold out terus. Km demen bgt ya sama film hero2 gn Bul? Aku ga ngikutin serinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di Semarang sampe buka 3 studio, kak. Selalu rame juga. Hahaha.

      Iya, suka film-film action, kak, yg dar der dor sana-sini terus kelar. Hahaha. πŸ˜‚

      Hapus
  33. Saya sudah nonton ... Dan saya sudah baca :)

    Paragraf awalnya itu spoiler loh mbak. Semua scene si lagos di bahas :(

    Btw... Peter parker dan Spiderman itu memang "anak kecil" dan slengean abiss dan Tom Holland maeninnya apik banget.

    Meski buat saya Peternya Tobey tetep yg paling ngena.

    Buat temen2 yang belum sempet nonton, saya pikir dengan nnton CA: Winter Soldier sama Avengers of Ultron juga bakal bisa ngikutin kok.

    Nice post mbak :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aseeekk, akhrirnya udah nonton...

      Hahaha iyaa, maapkeun, kayaknya kedepan kalo review film nggak bakal masukin sinopsisnya, ah. πŸ˜‚

      Iya, bocah banget itu Spider-Mannya. Tom Holland apik sih aktingnya, cuma masih ngerasa belum cocok aja dia jadi superhero. Hahaha. Bener, yg paling jos jadi Spider-Man emang Tobey, sih.


      Nonton 2 film itu terlebih dulu juga oke sih. Kalo lengkap kan semakin okeeeee. Hahaha.

      Terima kasih, Kak Ucha.

      Hapus
  34. Kemarin sih partner aku ngajakin nonton Civil War,etapi sampe bioskop, doi malah beli tiket AADC 2.

    Tapi pas juga sih, aku nggak diajak nonton Civil War, secara nggak bakalan paham, karena belum nonton 3 film sebelumnya. Kan nggak asik banget, dia ngerti akunya nggak. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha ya untung deh jadinya malah nonton AADC 2. Hidup film Indonesia! πŸ˜‚

      Hapus
  35. Saking serunya jujur saya mau nonton lagi deh kayanya, karen seru banget filmnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, bikin nagih banget sih ini film buat ditonton lagi. Haha.

      Hapus
  36. Sampaifilm ini di putar, aku blm blmnonton ihik ihik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Download aja, mas. Linknya udah bertebaran tuh...*ngajarin jelek* hehehe. πŸ˜‚

      Hapus
  37. Ulasannya sangat menarik. Sayang belum nonton, padahal sudah beredar lama. Silakan mampir jika ada waktu luang ke blog kami: ANEKA CARA BLOG . Terima kasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!

Postingan Populer