Selasa, 20 September 2016

Anggap Saja Review: Album Monokrom Tulus

blog.milesyourday.com

Woozaaaah! Akhirnya ada waktu luang buat nulis lagi di sini. Kali ini gue pengin bahas Album musisi favorit kesayangan gue nih, sape lagi kalo bukan Tulus, ye kaaann. Ide buat bahas Album barunya Tulus ini sebenernya udah lama banget sih, cuma eksekusinya baru bisa sekarang, padahal udah sempat bahas salah satu lagunya yang rilis duluan sebelum albumnya di sini, biasalah sibuk ngepet kadang jaga lilin juga mengais rezeki untuk masa depan yang lebih cemerlang. Aih sedap! 



Mari kita bahas album ketiga dari Muhammad Tulus Rusydi yang gue lebih suka panggil Gajah Unyu ini *yeskeleus* *lo sokapnya, Bul?*. Album ketiga setelah Album 'Tulus' dan Album 'Gajah' ini berjudul 'Monokrom', unik, ya? Iya, Tulus mah selalu suka berkarya yang unik-unik dan anti mainstream, mungkin dia hipster, entahlah hanya dirinya dan Tuhan yang tahu. Album 'Monokrom' rilis pada tanggal 3 Agustus 2016 lalu, judul yang diambil dari salah satu judul lagu yang ada di album tersebut, merupakan album persembahan Tulus untuk orang-orang yang ada di sepanjang hidupnya, yang selalu mendukung dan mengapresiasi karya-karyanya selama ia bermusik, terutama untuk ibu, kakak, dan para sahabatnya plus gue yang selalu ada di sampingnya dalam kondisi apapun dan kapanpun.

Ada 10 lagu yang ditulis Tulus untuk Album 'Monokrom' ini. Gue langsung mendengarkan kesepuluh lagu tersebut sesaat setelah rilis di aplikasi streaming musik online. Seketika gue semakin jatuh cinta sama karya-karyanya Tulus yang selalu berbeda dari musisi lainnya, walaupun untuk album ini, gue merasa style musiknya kayak Jason Mraz banget *semoga itu hanya perasaan gue yang sotil abis aja*. Sepuluh lagu yang ada di Album 'Monokrom' ini manis-manis semua, entah dari melodi dan lirik-liriknya. Kekuatan karya Tulus itu selalu ada di liriknya, dia selalu suka menggunakan Bahasa Indonesia yang jarang banget digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan itu berhasil membuat setiap karyanya enak didengar dan membekas buat para pendengarnya, Tulus hobinya ngemil KBBI kali, ya. Hm. 

Lirik-lirik lagunya Tulus itu nggak pernah menye-menye walaupun lagunya menceritakan tentang patah hati atau kesedihan lainnya. Asli, gue makin kagum banget deh sama kreatifitasnya Tulus ini, dia berani tampil beda di saat seluruh musisi yang ada itu berbondong-bondong memilih genre musik yang sama dengan lirik ya ala kadarnya. Gue bersyukur banget dengan rilisnya Album 'Monokrom' ini, saat gue tengah bosan dengan musik-musik hits sekarang, yaitu EDM yang lagu-lagunya sebenarnya kayak lebih 'show off'  keahlian DJ dalam mengolah musik dengan lirik sama yang diulang-ulang terus sampe Haji Bolot nggak budeg lagi. Album 'Monokrom' ini menjadi penyegar kuping gue yang muak dengan lagu jedug-jedug hacep uyeah. 

Kalo lo belum pernah mengulik isi album ini, yuk mari gue kasih sepenggalan lirik-lirik syahdu dari 10 lagu yang ada di Album 'Monokrom' ini!

1. Cahaya 
Ini salah satu lagu favorit gue pake banget, banget, bangeeeeet, yang ada di Album 'Monokrom', musiknya menenangkan, syahdu, enak banget didenger, ditambah liriknya....beuh! Cocok buat nyepik gebetan.

"Ratusan hari aku mengenalmu, ratusan alasan kamu berharga. 
Ratusan hari aku bersamamu, ratusan alasan kamu cahaya" 
Video liriknya nih >> Cahaya - Tulus

2. Langit Abu-Abu 
Asliiiiii, lagu ini sediiiihh banget gaes. Cocok banget didengerin buat yang abis jadi korban PHP. Lagunya sendu, liriknya aduh rasanya bikin pengin nusuk diri sendiri pake peniti, ditambah Tulus nyanyi menghayati banget, kayak dia beneran sedih waktu nyanyi ini. Mungkin dia juga pernah jadi korban PHP. Wauw.

"Kadang dering masih ada namamu
beberapa pesan singkat untukku. 
Entah apa maksudmu, yang kutahu, 
sayangimu aku telah keliru."

Video lirik >> Langit Abu-Abu - Tulus

3. Lekas 
Lagu ini sebenarnya sudah rilis lama, sempat digunakan sebagai OST film Indonesia yang berjudul 'Tiga Nafas Likas'. Ini lagu asyik banget liriknya, mengajarkan kita buat nggak manja menghadapi kehidupan yang lebih kejam dari komentar netizen buat Awkarin. #lha. 

"Waktu enggan menunggumu. 
Dunia terlalu ramai untuk manjakanmu.
Lenyaplah semua sedihmu.
Kau layak untuk terus, terus tersenyum" 
Video lirik >> Lekas - Tulus

4. Mahakarya 
Lagu ini lucu banget! dan ini baru pertama kalinya gue denger lagunya Tulus pake instrumen ukulele sebagai pengiringnya. Lagu ini yang menjadi alasan mengapa gue bilang Album 'Monokrom' ini style-nya kayak Jason Mraz banget. Tapi nggak apa-apa, lagunya tetep bagus dan jadi suasana baru juga buat karya-karyanya Tulus, kan. Aheu. 

"Ibu pernah berkata, jangan bergantung pada peruntungan. 
Senang dan tidak senang hidupmu, tergantung kerja kerasmu" 

Video lirik >> Mahakarya - Tulus

5. Manusia Kuat 
Beuh, lagu ini mantap kalilah didenger pas lo dalam keadaan yang super-duper-down-yawla-pengin-minggat-aja karena hidup yang makin keras tiap harinya *gue ngomong apaan sih*. Ini lagu penuh kata-kata penyemangat yang jleb banget deh. 

"Kau bisa patahkan kakiku, tapi tidak mimpi-mimpiku. 
Kau bisa lumpuhkan tanganku, tapi tidak mimpi-mimpiku 
Kau bisa merebut senyumku, tapi sungguh tak akan lama. 
Kau bisa merobek hatiku, tapi aku tahu obatnya" 

Video lirik >> Manusia Kuat - Tulus

6. Monokrom 
Ini diaaaa, lagu yang Tulus persembahkan untuk orang-orang tersayangnya termasuk gue, lagu ungkapan terima kasihnya yang terdengar sangat manisssss banget baik dari melodi maupun liriknya. Uw, gemash, uw. 

"Di manapun kalian berada, kukirimkan terima kasih. 
Untuk warna dalam hidupku dan banyak kenangan indah. 
Kau melukis aku" 

Video lirik >> Monokrom - Tulus

7. Pamit 
Mungkin banyak orang sudah nggak asing lagi sama lagu ini, ya. Karena 'Pamit' ini sudah dirilis duluan beberapa bulan sebelum tanggal rilisnya Album 'Monokrom'. Lagu ini dipilih sebagai single yang memperkenalkan Album 'Monokrom' ke permukaan. Ini lagu sama sadis dan sedihnya kayak 'Langit Abu-Abu', cuma musiknya lebih mendukung buat bergalau ria sejenak dan udah pernah gue bahas di sini.

"Izinkan aku pergi dulu,
yang berubah hanya tak lagi kumilikmu. 
Kau masih bisa melihatku,
kau harus percaya kutetap teman baikmu" 

Kalo ini udah ada MV-nya doooong, cekidot >> Pamit - Tulus

8. Ruang Sendiri 
Nah, ini juga, lagu ini jadi single kedua yang dirilis duluan sebelum Album 'Monokrom' dirilis setelah 'Pamit'. Lagu buat kalian-kalian yang punya pasangan posesif. Kalo diposesifin, mending didengerin lagu ini aja biar nyadar. 

"Bila kita ingin tahu, seberapa besar rasa yang kita punya, 
kita butuh ruang" 

Sama kayak 'Pamit', lagu ini sudah ada MV-nya, uhuy! >> Ruang Sendiri - Tulus

9. Tergila-Gila 
Kalo ini lagunya enak banget didengeeerrrrr. Cocok liriknya menceritakan tentang orang yang lagi tergila-gila sama gebetan, dan musiknya itu menunjukkan semangat dari orang yang sedang berjuang buat dapetin hati si gebetan gitu. Asique kalo kata anak hits zaman sekarang. 

"Kau menang, menangkan hatiku. 
Kau buatku tergila-gila. 
Kau pintar buat aku rindu. 
Kau buatku tergila-gila, sayangku"

Video lirik >> Tergila-Gila - Tulus

10. Tukar Jiwa 
Ini lagu favorit kedua setelah 'Cahaya' dari Album 'Monokrom' ini. Kalo ini sih, liriknya sedang menggambarkan keadaan gue banget nih, makanya jadi favorit. Tentunya, lirik lagu ini juga ajib banget, gaes, musiknya apalagi. Beuuhh~

"(Coba sehari saja) 
Coba satu hari saja, kau jadi diriku
(Kau akan mengerti) 
Kau akan mengerti bagaimana kumelihatmu, 
mengagumimu, menyayangimu, 
dari sudut pandangku"

Video lirik >> Tukar Jiwa - Tulus

***

Yooott! Itulah kesepuluh lagu yang ada di Album 'Monokrom', manis-manis bin syahdu kan? Album 'Monokrom' ini komplit lho segala keadaannya. Lagi jatuh cinta bisa dengerin 'Tergila-Gila', kagum sama orang tapi nggak bisa mengungkapkan tinggal dengerin 'Tukar Jiwa', pengin memuji pasangan bisa disetelin 'Cahaya', terus mau putus sama pasangan nyanyiin aja 'Pamit', atau lagi bosen pacaran mulu tinggal nyanyiin 'Ruang Sendiri', lagi down abis dan nggak ada penyemangat, tinggal dengerin 'Manusia Kuat' sama 'Lekas', ingin mengucap syukur menghargai hidup, ya lagu 'Mahakarya' itu mengungkapkan semuanya, terus jadi korban PHP, bergalaulah dengan dengerin 'Langit Abu-Abu', pengin mengucapkan terima kasih buat sahabat-sahabat dan keluarga tinggal disetelin 'Monokrom', see? komplit banget kan suasana hati yang bisa diwakilkan dengan sepuluh lagu di Album 'Monokrom' ini? Tulus memang paling mengerti kita-kita semua, ya. Ah, jadi pengin peluk. 

Jadi, lo sudah denger lagu yang mana aja? Atau jadi tertarik dengerin lagunya yang mana, nih? Gue jamin lagu-lagunya enak semua deh. Kalo nggak mau dengerin, yaudah, bodo amat *lha ngambek*. Baiklah, gue cukupkan postingan gue sampe di sini dulu, cerita-cerita di comment box ya kalo kalian juga pada suka dengerin lagu-lagunya Tulus. Selamat menikmati Album 'Monokrom' Tulus! 


radjamp3.mywapblog.com

Thank you for reading, guys! And Godblessya all! 


83 komentar:

  1. wah jadi pengen beli CDnya setelah baca review album monokrom Tulus :)

    BalasHapus
  2. Aku gak terlalu nganu sama Tulus ini. Tapi beberapa kali dengar lagunya, ternyata emang enak. APalagi yang pamit itu. BIkin hati gimana ggitu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesuai keadaan, Nuy? Yah, baper, dong, yaaahh.

      Hapus
  3. Tulus selalu bikin lagu cinta-cintaan yang nggak biasa. Dari sudut pandang beda. Jadinya nggak menye-menye.

    BalasHapus
  4. Aku blom denger lagu-lagu Tulus yang baru. Mau denger juga ahhh...sepertinya menenangkan hati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagu-lagunya sangat menenangkan hati, Kak! Haha #kompormledug.

      Hapus
  5. Wah bagus kayanyaa album ini.. Nanti mau download ah *fakir
    Ini album single pamit yahh..
    Kerenn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, Album yang single-nya Pamit. Bagus kak albumnya kalo menurut aku. Hihi.

      Hapus
  6. Jujur ga suka Tulus. Tapi untaian kata" di lagu nya indah, romantic boy .

    Nice post, lan.

    Thanks

    Kandida

    BalasHapus
    Balasan
    1. He is not a boy anymore, he is a man, gentleman. Masa iya orang segede gajah gitu masih boy.Heuheu.

      Thank you Kak Kandida.

      Hapus
  7. Lebih suka lagu tulus yang lama sih, apa karena udah sering didenger kali ya hmm. Bul you love your idol so much ya. <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin teteh belum mencoba khatam lagu-lagu Tulus yang lainnya. Banyak pembaharuan sih, emang. Hihi.

      Oh, yes ofcourse! I do love my idols soooo muchoooooo. :*

      Hapus
  8. Belum dengerin album yang ini. Hehe.. Coba ah, siapa tahu bisa tergila-gila.

    BalasHapus
  9. Album tulus yang kali ini benar benar menunjukkan kemampuan tulis merangkai kata dan menyusun nada. Salut ama album yang ini

    BalasHapus
  10. Saya tidak terlalu mengidolakan Tulus, tapi beberapa dari lagunya cukup enak didenger, ya industri musik sepertinya memang lagi lesu2nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah yang sedang terjadi di industri musik sekarang ini, kak...

      Hapus
  11. Suka banget dengan ini :

    "Kau bisa patahkan kakiku, tapi tidak mimpi-mimpiku.
    Kau bisa lumpuhkan tanganku, tapi tidak mimpi-mimpiku
    Kau bisa merebut senyumku, tapi sungguh tak akan lama.
    Kau bisa merobek hatiku, tapi aku tahu obatnya"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin suka kalo didengerin juga, kak. Lagunya mantap lho! Hahaha. #kompormledug.

      Hapus
  12. Memang ya..kadang Tulus menggunakan Bahasa Indonesia yang jarang dipakai dalam lirik lagunya. Tapi hal ini bisa keliatan, jadi ciri khas tersendiri ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, ciri khas-nya Tulus ada di lirik yang tidak biasa. Hihi.

      Hapus
  13. dari album ini yang aku tahu cuma, lagu pamit doang..

    Dan gegara membaca ini tulisan, jadi penasaran sama lagu lagu yang lainnya, download ah wkwkw

    dan soal kaitannya dgn jason mraz, iya dilihat dari sisi penggunaan kata dalam liriknya memang seperti jason mraz bgt :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengerin yang lainnya dong, kak. Segera download ya, yang legal tapi. Hahahaha.

      Iya kan? Padahal Tulus ngefans-nya sama Amy Winehouse, bukan Jason Mraz. Heuheu.

      Hapus
  14. di album ini baru dengerin yang pamit doang :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengerin yang lain juga dong Kakak Vlogger heitsss.

      Hapus
  15. Ini nulis review sambil curhat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahelah elo apa-apa dibilang curhat. Pantes jomblo.

      Hapus
  16. Bener, review nya kece banget.
    Jadi pingin donlot..

    ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Download-lah, kaaakk. Yang legal yaaaa. Hihi.

      Hapus
  17. Ih lagunya sedep2 ya...
    Aku suka suara tulus yg lembut, bner2 tulus dr hati. Ntar dengerin dulu ah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedep sedep nagih kak! Hihi. Ayo dengerin dengerin. Hahaha.

      Hapus
  18. Bener juga sih, seringnya lagu patah hati tapi dikemas secara kalem tanpa menye-menye. Ah, masukin rekomendasi juga, nih.. Thanks, Buls.. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik masuk rekomendasi! Sama-sama Kak Els! :*

      Hapus
  19. Aku suka yang pamit sih kak. Hmmm intinya kita sudah seperti yang lalu, yang lalu masih bersama dalam mengarungi hari, tapi hari ini tidak lagi bersama. Bukan berarti aku menghilang dari mu, hanya saja menjauh demi kebaikan mu.
    Kurang lebih gitu sih aku nangkrp intinya haaha.
    Lagu ini cocok bagi orang yang mengambil keputusan bagi kebaikan bersama, dan dia tipikal yang tegar. Hah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok intimu berbelit-belit sih, Mi? Gampangnya gini, udah pacaran, salah satu pasangan udah ngerasa nggak cocok dan pengin putus baik-baik. Udah gitu aja. Hahahaha.

      Hapus
  20. Kurang ngeh sih sama lagu agan Tulus, tapi pernah digumamin juga pas lagi naik motor sama pas lagi dikamar mandi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang ngeh tapi bisa menggumamkan lagunya ya, Kak. Wauw emejing. :'D

      Hapus
  21. Saya paling suka lagu tulus yang lupa judulnya apa tapi liriknya... tetaplah bersamaku...
    Baiklah sepertinya saya bakal donlot lagu dari album terbarunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu 'Teman Hidup' teeehh. Mantap juga itu lagunya. Hihi. Ayo download, yang legal yaaa. :D

      Hapus
  22. Toss Bul! Aku juga suka Tulus karena lagu2nya yang beda. Meski lagu sedih tetep ada pride nya gitu, ga yang menye-menye.

    Btw, emg lagi kagum sama siapa yang ga bisa diungkapkan?
    Cieee... Ihiirr... :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya dong, biar sedih tapi gengsi tetap dijunjung tinggi. Hahahaha. *dasar wanita*

      Eng...anuh, kagum sama Tulus kok Kak Plo...hihi...hihi...*ngeleskekbajaj*

      Hapus
  23. Saya baru dengar lagu tulus yaa ...

    sepatu :-)))

    lama banget yaa.

    Duh, gue emang kurang merhatiin musik sekarang ini, terakhir liat tulus doi jadi juri di indonesian voices kids doank.

    dan, ngerasa aneh doi ada disitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iyaaa, itu mah udah lama banget, Kak. Hahaha.

      Kenapa aneh? Karena jarang liat Tulus di tv ya? Kamu jahat Kak Ucha *lho*

      Hapus
  24. Lagu -lagu tulus di album ini bagus banget, salah satunya ruang rindu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. (((RUANG RINDU)))

      MAS, INI LAGUNYA TULUS YA, BUKAN LAGUNYA LETTO. SEDIH AING. *mendadak emosi* *tetep cantik tapi* *lha*

      Hapus
  25. Di album ini cuma suka 2 lagu doang, kak.

    BalasHapus
  26. aku penggila EDM yang hacep-hacep itu mbak hahaha
    tapi bukan berarti aku nggak suka lagu santai (kata yang kupakai untuk lagu-lagu yang memanjakan telinga semacam lagu-lagu Tulus), musik-musik macam ini biasanya jadi temen nulis. jadi aku nulisnya bisa tenang, soalnya kalo denger lagu-lagu EDM yang ada typo semua karena buru2 hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengerin lagu EDM hacep hacep uyeah waktu lagi pusing ya? Biar selo lagi gituuuu abis dengerin EDM. *aku ngetik apaan sih ya*

      Hapus
  27. Belum dengar, jadi belum tahu bagus atau tidak (siap-siap dilempar bom).
    Kalau baca dari liriknya, Kelihatannya puitis dan bagus. Masalahnya, aku jarang dengerin musik baru dan gak kenal Jason Mraz. Hihihi... tapi kenal Tulus, sih.... temannya ikhlas yg nyanyi lagu berjudul Sepatu itu, kan?

    (Tutup muka trus lari pulang)

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Coba didengerin dulu, Mbak.
      2. Coba kenalan dulu sama Aa Jason Mraz.
      3. Iya, Tulus punya lagu yang judulnya Sepatu, tapi kayaknya nggak punya temen yang namanya Ikhlas, punyanya Tawakal.

      *Berusaha tawakal*

      Hapus
  28. aku suka cahayaaaaa


    yuk karaokean yuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih, ngajak-ngajak. Emang eikeh cewek apaan.

      Hapus
  29. Wah Tulus AKu suka lagunya yang "Jangan cintai akuuu apa adanyaaaa" Itu masuk album mana ya? AKu juga lupa judunya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya juga 'Jangan Cintai Aku Apa Adanya' Kak April. Hahaha. Tapi masuk di Album Gajah, album kedua kalo itu.

      Hapus
  30. ishh lagunya tulus emang keren-keren, kalo aku di album yang monokrom ini sukanya yang Ruang Sendiri apalagi udah ada Official Music Videonya hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap, OMV-nya juga kece banget 'Ruang Sendiri' itu. Hihi.

      Hapus
  31. Ada beberapa lagu yg aku suka dari tulus. Tapi ya ga semuanya. Album baru nya juga belom pernah dengerin. Kesimpulannya, raisa putus beneran gara2 tulus ga sih, buls?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak, Tulus mah lebih memilih akuh daripada Raisah. *kibas poni*

      Hapus
  32. Aku belum tau semua lagu tulus itu. Oke fix dengerin dulu di spotify 😂😂😂

    BalasHapus
  33. Aku baru tahu album baru tulus. Belum dengerin sama sekali tapi dari reviewnya jadi penasaran. Ke TKP lah habis ini. Xixi

    BalasHapus
  34. Aku ada beberapa lagu yang suka dari tulus. Tapi yang ini belum heheh. Baca baca liriknya ah siapa tau suka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan dibaca-baca aja, Kak. Tapi didengerin juga. Hihii.

      Hapus
  35. belum pernah dengar satu pun, hehehe soalnya aku kudet orangnya. apalagi masalah lagu2 baru

    Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maka mencobalah update mulai dari album ini, Mbak. *lha maksa* *heuheu*

      Hapus
  36. Aku udah download lagu nya semua dari YouTube, enak-enak semua. I loved it

    BalasHapus
  37. Suka banget sama semua lagunya Tulus yang di atas itu, kalo mau berangkat kuliah suka denger yang judulnya Manusia Kuat haha jadi semangat kuliahnyaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 'Manusia Kuat' energinya emang saik sih, nggak heran yg dengerin jadi semangat juga. :)

      Hapus
  38. Lagu-lagu nya Tulus saya suka. Ringan sekali. Oiya, jaman sekarang sudah jarang loh mba ada orang yang mau beli album. Biasanya mereka download baik dari sumber resmi maupun ilegal. Salut buat mba Bulan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha namanya juga fans berusaha support idolanya sebaik mungkin. Selalu beli albumnya Kak walaupun akhirnya juga nggak kepake di rumah. :)

      Hapus
  39. gw jg suka lagu2 tulussss
    ruang sendiri, vibrasinya khas bangettt
    ❤️

    BalasHapus
  40. Gue juga penggemar lagu-lagunya Tulus. Enak banget di kuping. Bahasa yang dipakai juga oke. Keren. 4 jempol buat Tulus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tooosss duluu sesama penggemar lagu-lagunya Tulus. :)

      Hapus
  41. Aku paling suka Cahaya,Langit Abu-Abu,sama Manusia Kuat. Meskipun suka semua lagunya sih suara Tulus mau nyanyi lagu apa aja tetep enak ditelinga apalagi pemilihan diksi di lagu-lagunya nggak biasa.

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!