Sabtu, 12 Desember 2015

A Letter To God

Hi, what's up, my Dear Lord!
Biasanya, kita selalu bertemu dan berbincang ketika malam hari, ya. Entah kenapa, kali ini aku ingin memberi-Mu surat, ungkapan hatiku yang mungkin tak pernah bisa aku ungkapkan dengan ucapan kepada siapapun, bahkan kepada-Mu, yang maha Esa. Makanya, kutulis sajalah ini. :) 


Tuhan, 
Semakin dewasa, semakin banyak ya kenyataan yang terus membuatku tertegun. 
Tuhan, 
Manusia itu mengecewakan, bahkan aku pun. Tapi, Kau tidak pernah seperti itu. 
Tuhan, 
Harapan itu tak selamanya akan terwujud semua. Tapi, Kau yang mengajari aku untuk terus berharap, terutama kepada-Mu, bukan pada manusia. 
Tuhan, 
Yang terkasih bisa mematahkan hati, menjatuhkan, meninggalkan, membuatku kehilangan rasa percaya. Tapi, Kau Tuhan yang tak pernah pergi, Kau ada di sampingku. Selalu. 
Tuhan, 
Yang terdekat bisa mengatakan hal buruk, beramsumsi sok tahu tapi tak tahu kebenarannya, menghakimi kekurangan. Tapi, Kau Tuhan yang tahu segalanya, dan tahu apa yang dimiliki manusia itu semua baik adanya. Karena, Kau penciptanya. 
Tuhan, 
Yang tersayang bisa berpikiran picik, menganggap ketulusan bukan sebuah ketulusan. Tapi, hanya Kau yang tahu hati setiap orang itu seperti apa. 
Tuhan, 
Aku lelah. 
Tuhan...

Yang terpenting, dari semua hal yang tertulis di atas, ajari dan mampukan aku untuk selalu bisa...

...ikhlas...


Salam hangat dan sayang dari Anak-Mu,
NBRP 
-12 Desember 2015- 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!