Kamis, 25 Februari 2016

10 Mitos Tentang Introvert



Kali ini, gue pengin bahas mitos-mitos tentang introvert yang beredar di kalangan masyarakat. Tentunya di sini gue membahas dengan sisi pandang gue yang juga seorang introvert, bukan sebagai psikologi maupun psikopat *halah*. Semua ini gara-gara gue habis baca postingan di 9GAG yang berhubungan dengan mitos introvert ini juga, gue sendiri yang introvert waktu membacanya pun terus-terusan manggut menyetujui yang dibahas oleh 9GAG. Jadi ini mendorong gue untuk membaginya di blog gue, agar orang-orang yang tidak membacanya di 9GAG, bisa baca di blog gue dan mengerti bahwa ‘oh begini toh orang-orang introvert itu’. Heuheu.


Karena, sebagai seorang introvert, gue kadang kesel juga sih mendengar pendapat orang-orang yang menyangka bahwa introvert itu ngeselin, sombong, kasar, dan hal-hal negatif lainnya yang berbeda dari orang-orang ekstrovert. Gue kesel, karena mereka-mereka yang komentar seperti itu sebenernya nggak tahu apa yang ada di balik itu semua dari sifat introvert. Yaudin, yuk mari kita bahas saja mitos-mitos itu. 


1. Introvert itu nggak suka ngobrol 

Beuh, ini salah besar saudara-saudara. Kata siapa introvert nggak suka ngobrol? Introvert itu ogah ngobrol kalo nggak ada sesuatu yang harus diobrolin, jadi kayak ‘lah gue nggak tahu mau bahas apaan, nggak tahu mau ngomong apa, ngapain gue harus bicara?, yap karena introvert itu nggak suka small talk, mending lo ajak ngobrol introvert dengan suatu pembahasan yang bisa bikin mereka tertarik, nah di situ baru keliatan deh kalo introvert itu ternyata bisa cerewet abis dan nggak bakal berhenti ngobrol kalo udah cocok.

Jadi kalo gue banyak diemnya pada saat berkumpul dengan banyak temen, itu bukan berarti gue sombong, songong, bin tengil. Gue diem karena gue nggak tahu mau ngobrolin apa, apalagi sama temen-temen yang gue rasa nggak cocok sama gue. Gue bakal cerewet atau ngajak ngobrol duluan itu cuma sama temen terdeket yang gue rasa cocok dan nyaman kalo gue ada di deket mereka.  

2. Introvert itu pemalu 

Malu itu sebenernya nggak ada hubungannya sama lo introvert atau ekstrovert. Introvert itu nggak takut atau malu sama orang-orang. Yang introvert butuhkan adalah alasan untuk berinteraksi dengan orang-orang, alasan mengapa gue harus berinteraksi sama lo yang mungkin belum gue kenal. They don’t interact just for the sake of interacting. Kalo mau ngobrol sama introvert, yaudah tinggal ajak ngobrol aja, kalo emang keliatannya diem, ya poin pertama yang sudah gue bahas di atas sedang berlaku di introvert. Heuheu

Nih ya, kalo gue keliatan malu-malu sama orang baru, itu sebenernya gue nggak malu, cuma gue nggak tahu aja gimana harus berinteraksi duluan sama orang-orang baru yang belum gue kenal dan kadang jatuhnya panik karena gue nggak tahu harus berbuat apa.

3. Introvert itu kasar 

Aduh duh duuuuhhh…gue lembut begini masak dibilang kasar sih? Kalo emang introvert terlihat mahluk ciptaan Tuhan yang kasar, itu karena mereka nggak bisa basa-basi sama orang. They want everyone to just be real and honest. Namun sayangnya, nggak semua orang-orang bisa menerima sifat introvert yang satu ini dan itu pun menyebabkan introvert tertekan karena harus menyesuaikan keadaan sosial dengan sifatnya yang nggak suka basa-basi dan terkadang hal kayak gini yang membuat introvert lelah dengan keadaannya sendiri.

Untuk sahabat-sahabat yang bilang mulut gue kayak boncabe…ya ini sebabnya kenapa mulut gue sepedes sekarung cabe diuleg, karena gue lebih suka ngomong jujur apa adanya daripada sok-sok manis tapi aslinya nggak suka, ya walaupun terkadang mulut boncabe gue ini suka nyakitin orang juga sih…ya gimana dong….

4. Introverts don't like people 

Pada kenyataannya, introvert itu sosok yang paling suka milih-milih temen. Mereka lebih suka punya sahabat segelintir atau bahkan hanya satu doang tapi yang bener-bener true friend daripada punya temen banyak tapi semuanya hanya fake belaka.  Kalo lo cukup beruntung dianggap temen bahkan sahabat sama seorang introvert, lo bakal punya temen/sahabat yang cukup loyal dan setia selama lo hidup, karena memang introvert sangat menghargai yang namanya hubungan pertemanan apalagi persahabatan.  

Iya, gue kalo nggak suka sama orang emang keliatan dan bakal don’t give a fuck banget sama orang yang nggak gue suka itu, gue anggep masih hidup aja masih bagus. Tapi kalo udah soal sahabat, I’ll do anything for those people I love. Gue kalo bilang sayang, ya berarti gue emang sayang, kalo bilang kangen, ya berarti gue emang kangen, kalo pengin peluk, ya berarti gue emang butuh  dipeluk, gue bukan tipe sahabat ala-ala remaja yang ngomong manis di depan tapi di belakangnya nusuk atau ngomongin sahabat sendiri. Dan ya, bahkan gue bisa sayang sesayang-sayangnya banget sama sahabat gue. Mungkin karena mereka berharga banget buat gue, jadi ya…gitu…deh…

5. Introvert itu nggak suka hang out 

Ini juga salah, men! Introvert itu cuma nggak suka berada di luar dalam waktu yang sangat lama. Jangan salah juga kalo introvert itu juga suka kok mengikuti kegiatan-kegiatan sosial gitu, hanya saja kalo udah berkegiatan mereka akan melakukannya dengan cepat dan kalo nggak perlu waktu lama yaudah ngapain harus berlama-lama juga. Kecuali kalo berkegiatannya dengan orang-orang yang bikin mereka nyaman, orang-orang tersayangnya, mau pulang tahun depan pun mereka jabanin, karena prinsip introvert itu, bukan kegiatan atau tempatnya yang penting, tapi orang-orang yang ada di sekitarnya yang menemani mereka berkegiatanlah yang paling penting.

6. Introvert itu selalu ingin menyendiri 

Intovert itu emang paling amat sangat nyaman sama kesendiriannya, nyaman dan tenggelam dalam pikirannya sendiri karena introvert suka mikirin banyak hal *pantes gue jomlo mele*. Pokoknya selama bisa mengerjakan apapun sendirian, introvert tidak akan membutuhkan teman untuk menemaninya. Walaupun selalu suka menyendiri, introvert tetep bisa merasa kesepian parah lho kalo mereka lagi sendirian gitu, maka dari itu mereka selalu menginginkan dan membutuhkan cukup satu orang aja yang bisa mengusir kesepian mereka dengan tulus dan selalu ada buat mereka.

Yaa…gini deh kenapa gue selalu suka ngapa-ngapain sendirian, bukan karena gue nggak butuh orang lain di hidup gue, ya ini karena gue lebih nyaman dengan kesendirian gue dibandingkan kalo harus ditemenin sama banyak orang. Selain itu, gue juga ngerasa nggak banyak temen yang bisa cocok kalo nemenin gue, atau gue hanya nggak enak sama temen-temen gue, takut kalo gue ganggu mereka. Dan ini nih satu lagi kenapa gue selalu lebih terlihat cocok sama satu orang temen aja. Karenaaaa….kalo gue udah cocok sama satu orang itu, yaudah gue ngerasa nyaman dan ngerasa she/he is all that I need, apa yang gue butuhkan ada semua di diri orang tersebut, ngerasa kalo gue nyaman ada di deket dia, ngerasa dia yang terbaik. Kan kzl kalo gue deket banget sama satu cewek, dikiranya gue bagian dari LGBT, kalo deket banget sama satu cowok, dikiranya gue ganjen atau baper gitu. Lah, terus gue harus deket sama siapa? Kaiju?

Gue nya sih nggak masalah dikata-katain kayak gitu, buodo amat sih gue, cuma kasian aja kalo orang yang deket sama gue diomongin kayak gitu, entar jatuhnya nggak nyaman, terus ngejauhin gue. Kan bangkek. 

7. Introvert itu aneh 

Introvert itu keliatan aneh karena mereka emang lebih sering individulalis. Introvert nggak mengikuti hal-hal yang lagi ngehits atau bahasa anak sekarang kekinian. Mereka punya caranya sendiri untuk menjalani kehidupannya dan lebih sering mikirin diri sendiri dibandingkan mikirin yang ada di sekitarnya. Mereka jarang melakukan sesuatu yang berdasarkan kepopuleran atau tren yang sedang terjadi.

Hahaha…yaap, gue nggak suka lagu dugem, gue nggak suka selfie, gue nggak suka ngikutin fashion terbaru dan beberapa hal kekinian lainnya. Karena…apa ya…nggak seru aja gitu rasanya kalo melakukan sesuatu hal yang sama yang udah dilakukan orang lain. Gue melakukan apa yang gue suka, bukan melakukan sesuatu yang menunjukkan kalo gue gaul atau hits. Makanya kadang banyak orang heran sama kelakuan gue yang satu ini, ‘kok lo bisa nggak suka (insert some popular thing here) sih?’. Lah, kalo lagi ngehits, emang semua orang harus suka termasuk gue? Kalo gue suka, gue pasti mau, kalo enggak ya ngapain gue ngikutin? Demi strata sosial di masyarakat makin oke? Nay for me.

8. Introvert itu cupu 

Sebenarnya, introvert itu lebih suka mendalami dirinya sendri, lebih suka memerhatikan pemikiran dan emosi mereka sendiri. Introvert nggak bisa memerhatikan apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar mereka karena merasa apa yang ada di dalam dirinya sendiri itu lebih menarik untuk diperhatikan. Jadi keliatannya kayak cupu gitu deh orang-orang introvert itu karena jarang memerhatikan sekelilingnya. Nggak penting mau keren apa enggak, yang penting diri sendiri tetep hidup dengan baik.
  
9. Introvert itu nggak tahu bagaimana caranya bersantai dan bersenang-senang 

Lah? Tegang amat dong hidupnya para introvert kalo nggak bisa bersantai dan bersenang-senang. Tentu tidak, introvert tentu bisa dan tahu caranya untuk bersenang-senang. Cuma, introvert itu memang tipe yang suka menikmati waktunya di rumah atau di alam terbuka, bukan di tempat umum yang rame gitu. Introverts are not thrill seekers and adrenaline junkies (tapi ini nggak berlaku sama gue sih. Heuheu), mereka suka kegiatan yang kalem dan tenang, bahkan terkadang kalo terlalu banyak ngobrol atau dengerin suara bising, introvert bisa berubah males jadi nggak semangat lagi. Because their brain are too sensitive to the neutrotransmitter called dopamine, introverts and extroverts have different dominant neutron path-aways.

Yaaa…kalo bersenang-senang, gue emang lebih suka ke tempat yang tenang sih, dan ke alam terbuka yang bikin pikiran seger lagi, lebih suka traveling keluar dari hingar bingarnya ibukota entah ke gunung atau ke pantai, lebih suka main sama temen-temen yang jumlahnya sedikit, yang bisa diitung pake jari. Gue nggak suka dugem, gue nggak suka jalan-jalan di suatu tempat yang rame, kalopun jalan-jalan di mall, itu harus nyari kafe atau food court enak buat makan sambil ngobrol sama sahabat-sahabat sampe gumoh, baru balik rumah kalo udah capek ngobrol atau kemaleman. Pokoknya kalo have fun itu harus tenang, fokus, bikin hati damai, tentram, dan bahagia. Sederhana aja gue mah. 

10. Introvert itu bisa berubah menjadi Ekstrovert 

Nih ya, gue kasih tahu, introvert itu nggak bisa dipaksa berubah jadi ekstrovert. Ya karena emang udah dilahirkan dengan sifat yang kayak gitu, udah bawaan dari lahir, karunia Tuhan yang nggak bisa diubah. Sekeras apapun mau nyoba ngubah, ya tetep nggak bakal bisa.

***

Weiittsss, jadi gimana tuh mitos-mitosnya? Yang introvert sama kayak gue ngangguk-ngangguk mulu nggak bacanya? Atau yang ekstrovert jadi tahu beginilah sebenernya orang-orang introvert tuh? Hahaha. Ya introvert punya cerita di balik sifat-sifat yang sering diomongin sama orang-orang di luar sana, introvert punya alesannya sendiri. Ya yang paling gampang kenapa introvert sifatnya kayak gitu ya karena kita introvert. Apa yang terlihat dari sikap-sikap yang keluar, ya itulah introvert, introvert tuh ya kayak gitu. Orang-orang introvert hanya butuh dipahami dan dimengerti kok sama orang lain, mengingat sifatnya yang unik dan kadang susah untuk orang menerimanya, kalo udah ngerti caranya gimana, introvert mah juga orang-orang yang asyik dan seru kok. Hihi.

Semoga postingan gue kali ini bermanfaat dan nambah ilmu ya, bukannya bikin pembaca bingung. Kalo ada introvert yang ngerasa pendapat gue salah atau nggak setuju, boleh loh sharing di comment box. Begitu juga yang ekstrovert, siapapun deh boleh berpendapat kok. Gue tunggu ya!

Thank you for reading! And Godblessya all! 


14 komentar:

  1. Akakakak aku sebener nya kombinasi keduanya. Setengah introvet setengah ekstrovet seperempat gila XD.
    Kalau selalu ingin menyendiri itu, sebener nya bukan karena kepengen sendiri, tapiiii karena keadaan 😢 #teamsendiri

    BalasHapus
  2. Akakakak aku sebener nya kombinasi keduanya. Setengah introvet setengah ekstrovet seperempat gila XD.
    Kalau selalu ingin menyendiri itu, sebener nya bukan karena kepengen sendiri, tapiiii karena keadaan 😢 #teamsendiri

    BalasHapus
  3. Pas banget sama gue, kebetulan dulunya introvert :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah kok dulu? Emang sekarang udah nggak introvert? :||||

      Hapus
  4. postingannya true sekali kakaaaa.... tapi, aku meragukan point #3 cuma buat kak Bulan sih, kayaknya dirimu gak lembut2 banget.

    tapi, jujur sih, orang introvert sering disalahartikan sebagai outcast. tapi, point-point yg tadi semuanya mewakili diriku banget.

    thanks udah bikin postingan ini dan salam kenal yaa!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa yang kau ragukan, nak.......

      Hahaha tos #TeamIntrovert! Salam kenal dedek dokter. :)

      Hapus
  5. hahaha bacanya sambil cengar-cengir, yg berarti IYAAA BENER BANGEETTTT. akhirnya ada yg bisa mengerti isi hatiku. proud to be an introvert haha. btw salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaassshhhh tos jugaaa #TeamIntrovert. Always be proud whatever we are. :)

      Salam kenal juga, ya. :D

      Hapus
  6. Haloo kak bulan, saya pun introvert juga. Dan hampir semua poin yang ada disini saya pun memikirkan hal yang sama :))
    Kalau berkenan silahkan mampir ke tulisan-tulisan saya tentang introvert juga. Terima kasih :))

    1. http://sastraananta.blogspot.co.id/2014/05/aku-adalah-aku-aku-cuma-seorang.html …
    2. http://sastraananta.blogspot.co.id/2014/05/berbicara-dengan-mudah-tapi-tidak-bagi.html …
    3. http://sastraananta.blogspot.co.id/2014/12/ketika-saya-harus-punya-teman.html …
    4. http://sastraananta.blogspot.co.id/2015/04/apa-salahnya-memilih-diam.html …

    BalasHapus
  7. nah..setuju nih sama sanggahannya mba Bulan. tidak semua sifat Introvert seperti yang di jabarkan sebelumnya

    BalasHapus
  8. BERITA BAIK UNTUK SEMUA ORANG

    Nama saya Amisha dari bogor di Indonesia, saya adalah perancang busana dan saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu setiap orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman di internet, begitu banyak kreditur pinjaman di sini adalah penipu dan mereka ada di sini. curang Anda dengan susah payah uang Anda, saya mengajukan pinjaman sekitar Rp500,000,000 wanita di Malaysia dan saya kehilangan sekitar 24 juta tanpa mengambil pinjaman, saya membayar hampir 24 juta masih saya tidak mendapatkan pinjaman dan bisnis saya adalah Tentang menabrak karena hutang.

    Sebagai pencarian saya untuk perusahaan pinjaman pribadi yang andal, saya melihat iklan online lainnya dan nama perusahaannya adalah FANCY LOAN COMPANY. Saya kehilangan jumlah 15 juta dengan mereka dan sampai hari ini, saya tidak pernah menerima pinjaman yang saya usulkan.

    Tuhan jadilah kemuliaan, teman-teman saya yang mengajukan pinjaman juga menerima pinjaman semacam itu, mengenalkan saya kepada perusahaan yang dapat dipercaya dimana Ibu Suzan bekerja sebagai manajer cabang, dan saya mengajukan pinjaman sebesar Rp700.000.000 dan mereka meminta surat kepercayaan saya, Dan setelah mereka selesai memverifikasi detail saya, pinjaman tersebut disetujui untuk saya dan saya pikir itu adalah sebuah lelucon, dan mungkin inilah salah satu tindakan curang yang membuat saya kehilangan uang, tapi saya tercengang. Ketika saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 6 jam dengan suku bunga rendah tanpa agunan.

    Saya sangat senang karena ALLAH menggunakan teman saya yang menghubungi mereka dan mengenalkan saya kepada mereka dan karena saya diselamatkan dari membuat bisnis saya melonjak ke udara dan dilikuidasi dan sekarang bisnis saya terbang tinggi dalam bahasa Indonesia dan tidak ada yang akan mengatakannya Dia tidak tahu tentang Anniesa Hasibuan perusahaan mode saya

    Jadi saya saran setiap orang yang tinggal di Indonesia dan negara lain yang membutuhkan pinjaman untuk satu tujuan atau yang lain untuk silahkan kontak
    Ibu Suzan email: (Suzaninvestment@gmail.com)

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: (Amisha1213@gmail.com), dan maria yang baru saja mendapat pinjaman dari suzan di: (maaria9925@gmail.com) dan Karina yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Suzan, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Suzan, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya:( Lukman.karina@yahoo.com).

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!