Rabu, 02 Juli 2014

Bunga Tidur


Heyhoo para pembaca khilaf setianya blog gue yang ca'em ini, kali ini gue kembali dengan postingan baru gue dan kali ini gue lagi pengen bahas tentang lagu yang akhir-akhir ini sering gue dengerin. Sudah pada tahu kan sama Tulus si penyanyi Jazz Indonesia yang akhir-akhir ini namanya mulai melambung? kalo belom tahu, yah kasihan banget deh ah, kenalan dulu gih sama Tulus lewat mbah Google, buat orang-orang penggemar lagu-lagu jazz pasti suka sama karya-karyanya Tulus. Gue juga baru tahu Tulus setahun yang lalu sih, lagunya Tulus yang pertama kali banget gue denger itu berjudul "Diorama" lagunya unik, liriknya asik, suaranya Tulus adem banget, dan entah kenapa dari lagu itu gue jadi tertarik buat nyari tahu tentang Tulus dan lagu-lagunya yang lain, setelah utak-atik Youtube dan nemu beberapa lagunya Tulus yang lain, gue semakin suka sama lagu-lagunya Tulus. Gue suka karena gue sendiri juga pecinta lagu jazz, selain itu gue suka lagu-lagunya Tulus itu karena lirik dari lagu-lagunya Tulus yang bisa dikatakan rumit, susah dimengerti, tapi punya arti yang dalem banget, ditambah judul-judul lagunya yang semuanya beda dari penyanyi-penyanyi yang lain. Semua lagunya Tulus itu unik dan ajaib menurut gue. Musiknya enak banget didenger dipadu dengan lirik lagu yang menurut gue elegan dan nggak "murahan". Banyak juga sih lagu-lagu galaunya, tapi liriknya itu nggak cengeng kayak lagu-lagu band zaman sekarang, galaunya Tulus berkelas, nggak menye-menye, tapi tetep bisa bikin mata mbrebes mili kalo denger lagu-lagu galaunya. Hahaha. Yah, pokoknya saat ini gue lagi jatuh cinta banget sama lagu-lagunya Tulus, ditambah kemarin gue abis stalking Instagram sama Tumblr nya Tulus. Makin jatuh cinta gue sama 'Gajah' yang satu ini. Instagramnya penuh dengan foto-foto unik, jadi enggak bosen ngeliat Instagram yang isinya makanan atau selfie an doang. Buat Tumblr nya, ternyata Tulus itu memang suka menulis kata-kata yang punya makna yang dalem tapi susah dimengerti, enggak cuma di lirik lagunya doang, nih link Tumblr nya kalo penasaran >> palawija.tumblr.com, tuh kan, nama Tumblr nya aja Palawija, emang Tulus ini kepribadiannya unik dan antimainstream kali yah :D . Ah, makin kagum gue sama 'Gajah' kece ini dan gue menganggap dia ini Jason Mraz nya Indonesia. Mehehe :D. 

Dan tahun ini, Tulus mengeluarkan album keduanya yang berjudul 'Gajah'. Sekilas bingung yah kenapa judul albumnya Tulus ini 'Gajah', setelah gue nyoba cari-cari info, ternyata selain karena di album ini memang ada lagu yang judulnya 'Gajah', ternyata dulu waktu Tulus masih kecil, dia dipanggil atau istilah zaman sekarang dibully dengan panggilan gajah karena badannya yang bongsor dari kecil. Haha. Emang sih, kalo gue nonton Tulus di TV, dia emang punya badan yang gede banget dan tinggi menjulang. Pantes aja dipanggil gajah. Hehehe. Dan kayaknya sih ya, lagu-lagu di album 'Gajah' ini semuanya menceritakan pengalaman pribadinya deh, ya salah satunya kayak lagunya yang berjudul 'Gajah' yang menceritakan kalo dari kecil dia itu panggilannya Gajah.
 
Nah, dari album Gajah ini ada 8 lagu baru, ada 'Baru', 'Bumerang', 'Bunga Tidur', 'Tanggal Merah', 'Gajah', 'Lagu Untuk Matahari', 'Satu Hari di Bulan Juni', 'Jangan Cintai Aku Apa Adanya', dan 1 lagu yang sebelumnya udah ada di album pertama yaitu 'Sepatu'. Dan lagu-lagu ini wajib denger semuaaaaa, yakin deh nggak nyesel denger semua lagu-lagu di album 'Gajah ini, bagus-bagus semua. Dan gue udah denger 9 lagu ini dan gue suka semuanya nggak ada pengecualian. 
 
Dan seperti yang gue bilang di atas, lagu-lagunya Tulus ini punya judul yang berbeda dari yang biasanya semua dan jelas, semua lagu dari album 'Gajah' ini liriknya nggak ada yang mudah dipahami. Gue butuh waktu berminggu-minggu buat bisa memahami dan hapal sama semua lagu-lagunya Tulus di album 'Gajah' ini. Semua lagunya emang butuh muter otak lebih buat dapet dan ngerti pesan yang ingin disampaikan Tulus buat para pendengarnya. Dan gue semakin kagum karena kata-kata yang dipake buat lirik lagu itu kata-kata yang jarang atau bahkan nggak pernah kita pikirkan sama sekali. Dan lagu yang judulnya 'Bunga Tidur' ini jadi lagu yang paling susah dipahami arti dan maknanya menurut gue. Gue udah berkali-kali dengerin lagu ini tapi tetep aja sampe sekarang ini gue belum paham banget apa maksud dari kata-kata di liriknya. Nah, lirik lagu 'Bunga Tidur' inilah yang pengen gue bahas di sini. Gue pengen share hasil pemikiran gue dan ketertarikan gue sama lirik lagu ini yang susah dipahami aja, siapa tahu ada pembaca gue ini yang lebih expert dalam memahami lirik lagunya dan bisa saling share sama gue di sini, yuk ah! :D.

Bekas gincu di sudut bibir kiri
Di depan cermin sabtu pagi
Aku tak tahu ini punya siapa

Cukup jauh dari mabuk rasanya
Aku tak bermimpi
Entahlah ini pertanda apa

Sering malu karena sujud
Hanya bila tertekan
Duhai pria yang mengaku-ngaku dewasa

Konon kabar membeku
Didirikan pun tak mampu
Ini dia si jago pemandu

Bila kau pikir aku sekuat itu
Dua empat tujuh aku bahagia
Kau salah kawan ku dilindungi dendangan
Ini musikku dia pagar jarak pandangmu

Mustahil tak bercelah
Di depan cermin sabtu pagi
aku bicara dengan pantulanku

Bunga tidur bisa membawamu terkubur
jauh dari sekedar akar hantui pikiran

Kadang ku jatuh cinta
Kadang naik si pitam
Kadang gelap malam
Kadang semua tuli

Kau salah kawan kudilindungi dendangan
Ini musikku dia pagar jarak pandangmu
Kau salah kawan ku dilindungi dendangan
Ini musikku dia pagar jarak pandangmu

Selamaku melihat engkau senang
Yang lainnya kusimpan sendiri

Gimana? udah nyoba denger lagu dan memahami liriknya? Susah dipahami ya? Memang. Hahaha. Gue waktu dengerin lagu ini dan nyoba meresapi liriknya pun berhasil dibikin bingung. Ini maksudnya apa? ini artinya apa? lhah kok gini?. Kurang lebih itu isi otak gue waktu dengerin lagu ini. Hahaha. Tapi setelah berkali-kali mencoba mendengarkan dan mikir keras buat memahami lirik lagu ini, gue mulai menangkap pesan yang ada di lagu ini, walaupun masih bingung sih ya. Hehehe. Jadi, menurut pendapat gue, lagu ini tuh menceritakan seorang lelaki yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Jadi lelaki ini tuh menganggap wanita yang dia cintai itu hanya bunga tidur alias mimpi buat dia karena dia nggak bisa memiliki wanita ini buat jadi kekasihnya. Dan lelaki ini sedikit malu sama Tuhan, kalo lagi ada maunya aja baru deh dia dateng ke hadirat Tuhan buat berdoa dan memohon seuatu ke Tuhan. Yah, dia sedih banget karena cintanya bertepuk sebelah tangan, tapi dia berusaha buat nutupin kesedihannya dengan caranya sendiri. Dia sadar cintanya bertepuk sebelah tangan dan cintanya buat si wanita ini selalu ada di pikirannya, susah buat melupakan wanita yang dicintainya ini. Dan lirik yang ini "Selamaku melihat engkau senang. Yang lainnya kusimpan sendiri" semakin meyakinkan pendapat gue, kalo cinta lelaki itu bertepuk sebelah tangan dan dia memilih untuk menyimpan perasaannya tanpa pernah mengutarakan pada si wanita. Asal lelaki ini melihat si wanita bahagia, itu sudah cukup baginya. 

Jadi, seperti itulah pendapat gue tentang makna dari lirik lagu ini. Terlepas benar apa enggak, gue juga enggak tahu ya. Namanya juga berpendapat, gue juga nggak memaksa pembaca gue buat setuju dengan pendapat gue ini. Ini hasil pemikiran gue, kalo salah yaudah, kalo bener ya Puji Tuhan aja. Hehehe. Siapa tahu, ada pembaca yang lebih bisa memahami lirik lagu ini lebih baik lagi daripada gue, boleh sharing di sini juga bareng gue, kita diskusiin lirik lagu ini bareng-bareng deh :D. Malah, kalo bisa gue pengen ketemu Tulus nya langsung, selain pengen nonton dia perform dan denger suaranya yang eemmhh banget, gue juga pengen ketemu dia buat diskusi bahas lirik dari lagu-lagunya yang luar biasa uniknya ini, jadi rasa penasaran gue terjawab gitu sama penulis lirik lagunya sendiri. Hahaha. #ngarep #ngok :p.

Gimana? ada pendapat lain dari kalian? bolehlah disharing di comment box lhoh, dengan senang hati gue menerima pendapat-pendapat kalian jadi lirik lagu ini bisa lebih luas lagi maknanya kalo banyak pemikiran yang berpendapat, siapa tahu gue juga bisa dapet ilmu baru dari banyaknya pemikiran yang ada. Keren nggak tuh?. Hahaha. Okaylah, gue cukupkan di sini postingan gue, sekali lagi buat yang mau berpendapat, monggo berpendapat di comment box gue. 

Thanks for reading guys, and Godblessya all! :D 



Picture by : Google.

28 komentar:

  1. gue lebih suka lagunya yg sewindu, entah karna sesuai sama mood gue atau gimana tp liriknya keren bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua lagunya Tulus emang bagus2 kok, gue juga suka Sewindu :)

      Hapus
  2. semuanya keren,, lagu-lagu tulus.

    BalasHapus
  3. Gue seneng banget ada penyanyi berkualitas kayak dia di Indonesia. Yang lagunya keren serta liriknya yang bermakna dan bisa dibilang rumit. Soalnya jaman sekarang udah langka banget kan nemu lagu Indonesia yg bener-bener berkualitas, bukan sekedar penyanyinya pada joget lalalayeyeye :'''(

    Gue kangen jaman MTV Ampuh. Musik jaman itu masih lumayan menurut gue.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, bener banget dah itu. Makanya gue seneng banget ada penyanyi kayak Tulus gini, gue udah bosen sama lagu-lagu galau yang menye-menye nggak jelas. Nggak heran deh gue jadi ngefans berat sama Tulus, dia semacam Chrisye-nya zaman sekarang. :))

      Hahaha ketauan deh umurnya berapaan lu, masih inget aja sama MTV Ampuh. Gue juga masih inget dan pengen itu balik lagi. :)

      Hapus
  4. Keren ulasannya... Salutt mbak bro.,,

    BalasHapus
  5. Nah maksud dari lirik "Dua empat tujuh aku bahagia" itu apa ya ? Apa 24 jam 7 hari ? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya sih gitu setelah gue dengerin berkali-kali dan coba memahami. :))

      Hapus
  6. Klo lirik di bunga tidur yang "2 4 7 aku bahagia" itu apa ya maksudnya?ikk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo menurut gue, maksudnya sih 24 jam dalam 7 hari bahagia terus. :)

      Hapus
  7. Makasih ya mba bro , akhirnya saya tau maksud dari "2 4 7" hahaha

    BalasHapus
  8. saya mau tanya nihh maksud dari lirik lagu ini Dua empat tujuh aku bahagia, itu apa? angkanya itu bermakna nggak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bermakna dong, kalo menurut gue dua empat tujuh itu, 24 jam dalam 7 hari. Ya kira-kira begitulah. :D

      Hapus
  9. Makasih share nya..gw jd ngerti mksd lagu nya..kykyknya emg begitu... Aq setuju...salam ibnu dri jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama yaaa, salam Bulan dari Semarang. :)

      Hapus
  10. Kalau dua empat tujuh,aku bahagia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 24 jam selama seminggu bahagia terus..

      Hapus
    2. Masuk diakal juga...ealah...gt artinya, tingkyu sis

      Hapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  13. Semoga berkomentar di 2016 masih kebaca ya, hehehe...... Saya ingin sharing makna lagu ini menurut pemahaman saya. Pertama mendengar lagu ini di 2015 saya pikir ini lagu tentang cinta yg tak terbalas. Tp saya masih agak ragu. Dan belakangan inilah di 2016 saya baru ngeh sama lagu ini. Parah kerennya nih lagu, sampai butuh satu tahun untuk mengerti maknanya. Menurut saya lagu ini lebih bercerita tentang dunia Tulus sebagai seorang artis.Terlihat di kalimat pertama." Bekas gincu di sudut bibir kiri, di depan cermin sabtu pagi, aku tk tahu ini punya siapa? " Saya membayangkan Tulus berdiri di depan cermin sambil terheran- heran melihat bekas lipstik( gincu) di sudut bibirnya. Pasti Tulus langsung membayangkan semalam, mungkin saat selesai manggung tiba2 fansnya mengerubunginya dan salah satunya ada yg mencuri kesempatan melakukan aksi brutal tsb. Tuluspun bingung itu bekas lipstik siapa karena fansnya malam itu terlalu banyak yg mengerubunginya. Di kalimat kedua Tulus merasa tak percaya tp dia sadar ini bukan mimpi.Di kalimat ketiga, Tulus merasa perjalanan karirnya yg perlahan sukses dan kegiatannya di dunia musik yg semakin padat membuat ia luap pada Tuhan.Ia merasa hanya datang kpd Tuhan saat hatinya tertekan.Di kalimat keempat, ini seperti penuturan Tulus di beberapa wawancara selebriti. Bahwa sampai terkenal saat ini pun ia masih merasa grogi di atas panggung. Dan ia sebenarnya adalah orang yg sangat pemalu. Di kalimat kelima, Tulus merasa bahwa semuanya mengira dia adalah seseorang yg sabar dan kuat. Tp Tulus mencoba 24 jam 7 hari ( setiap saat) untuk ttp bahagia. Karena musik adalah sesuatu yg melindunginya, seburuk apapun kondisi hatinya. Dan musik juga menjadi jarak pandang kita kpd Tulus. Kita selalu melihat dia seperti orang yang mudah tersenyum, tanpa kita tahu dia sebenarnya orang yg bagaimana, apa yg sedang dia rasakan. Dan lirik terakhir dari lagu ini membuat saya menjadi temantulus. Tiada yg lebih berkesan jika seorang idola berkata kepada penggemarnya " selama kulihat engkau senang, yg lainnya kusimpan sendiri" Selama melihat penggemarnya senang,Dia akan terus berkarya tak peduli seberapa buruk keadaan hatinya. Saya sendiri tidak menyangka jika artinya akan sedalam ini....terimakasih

    BalasHapus
  14. Haha kalo gue sendiri beranggapan kalo sebenernya ini cara tulus menghadapi masalahnya sendiri... Karna ada kata "sering malu karna sujut apa bila tertekan duhai pria yg mengaku2 dewasa" yg mungkin menggambarkan seorang pria yg sedang dalam masalah lalu pria tsb sadar kiranya dia hanya berdoa disaat dia punya masalah... Dilanjutkan ke lirik selanjutnya "konon kabar membeku didirikan pun tak mampu ini dia si jago pemalu" ini menggambarkan suasana hati dimana dia tertekan dan sulit hanya untuk bangkit... Cuma itu sih yg bisa ane masukin... Kalau diterusin kepanjangan hehe

    BalasHapus
  15. Kalau berkenan baca review di blog ini lengkap 3 album tulus beserta penjelasan per lagunya. juga ada lagu bunya tidur yang menurut pendapat saya keren bangeet reviewnya. ini blog salah satu teman tulushttp://filosofihujan.blogspot.co.id/2016/11/review-album-gajah-raksasa-bagi-telinga.html?m=1

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan kata-kata yang baik, maka gue juga akan menanggapinya dengan baik. Terima kasih sudah membaca postingan gue dan blogwalking di sini. Terima kasih juga sudah berkomentar. Have a great day, guys! Godblessya!